Senin, 17 Februari 2020
Senin, 17 Februari 2020

Iran Sebut Rencana Perdamaian Timur Tengah AS Mimpi Buruk bagi Dunia

loading…

TEHERAN

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyebut rencana perdamaian untuk Timur Tengah Amerika Serikat (AS) adalah sebuah mimpi buruk bagi dunia. Rencana perdamaian itu diumumkan Donald Trump, kemarin.

BACAAN LAINNYA

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyebut, rencana perdamaian untuk Timur Tengah, yang diresmikan oleh Amerika Serikat sebelumnya pada Selasa, adalah sebuah “mimpi buruk” global.

“Apa yang disebut ‘Visi untuk Perdamaian’ hanyalah proyek impian pengembang real estat yang bangkrut. Tapi, itu adalah mimpi buruk bagi kawasan dan dunia dan, semoga, menjadi pengingat untuk semua Muslim bahwa mereka telah menyerah pihak yang salah,” ucap Zarif.

Zarif, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (29/1/2020), kemudian mengunggah ulang peta konseptual yang diterbitkan oleh Trump, mengubah namanya dari “Visi untuk Perdamaian” menjadi “Tidur Berjalan Menjadi Bencana”.

Rencana perdamaian Timur Tengah AS itu sendiri akan menciptakan negara Palestina di beberapa bagian Tepi Barat, tetapi akan memungkinkan Israel untuk mencaplok hampir semua permukimannya di wilayah pendudukan.

Rencana itu akan memungkinkan Palestina untuk mendirikan Ibukota di pinggiran Yerusalem timur tetapi akan meninggalkan sebagian besar kota di bawah kendali Israel.

(esn)

Sumber: Sindonews

Loading...

BERITA LAINNYA

Selanjutnya

KOMENTAR

jasa seo terbaikcheap smm panelTraffic Bot