Kamis, 25/04/2024 - 14:06 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Kadin: Pengusaha Mulai Siapkan Produksi Antisipasi Lonjakan Inflasi

ADVERTISEMENTS

Pemerintah bisa membantu sektor yang pemulihannya lambat usai pandemi.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

 JAKARTA — Wakil Kepala Badan Moneter Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Aviliani menilai saat ini pengusaha mulai mempersiapkan produksi untuk mengantisipasi lonjakan inflasi yang kemungkinan terjadi.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

“Permintaan yang tumbuh akan diikuti oleh pengusaha dari sisi pasokan sehingga tidak akan menyebabkan inflasi yang begitu besar,” ucap Aviliani dalam sebuah diskusi secara daring di Jakarta, Selasa (17/5/2022).

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Usai momen Lebaran, para pengusaha mpersiapkan diri dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik, seiring dengan mulai pulihnya hampir seluruh sektor terutama industri pengolahan. Maka dari itu ia berharap pemerintah bisa membantu beberapa sektor lainnya yang belum mampu tumbuh positif setelah Covid-19 mulai mereda dan menyebabkan berbagai pelonggaran.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Puncak Arus Balik, Garuda Terbangkan 80 Ribu Penumpang

Adapun salah satu sektor yang masih bergerak cukup lambat di tengah perbaikan situasi ekonomi saat ini adalah infrastruktur. “Ini bisa dipercepat sehingga akan mempengaruhi juga terhadap penciptaan lapangan kerja,” tuturnya.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Aviliani menyarankan pemerintah bisa membantu sektor tersebut dengan insentif seperti yang diberikan kepada industri otomotif dan properti agar bisa bergerak signifikan.Pemberian insentif dinilai akan berimplikasi pula kepada pertumbuhan konsumsi pemerintah yang belum meningkat signifikan pada triwulan I 2022.

Berita Lainnya:
Hutama Karya Berlakukan Diskon Tarif 20 Persen di Tol Trans Sumatra, Ini Daftarnya

Dia menjelaskan belum mampunya beberapa sektor perekonomian tumbuh positif saat ini seiring dengan masih terdapat pengusaha yang tak cepat mengambil kesempatan dengan perubahan bisnis yang ada, terutama melalui digitalisasi. Padahal saat ini situasi ekonomi sudah sangat berubah dengan cepat dan konsumen semakin beralih kepada bisnis yang mengadopsi digitalisasi.


 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi