Kamis, 25/04/2024 - 19:31 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Syekh Ali Jumah: Tidak Ada Doa Kebaikan yang Ditolak Allah SWT

ADVERTISEMENTS

Berdoa harus dibarengi dengan akhlak dan adab yang baik

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

JAKARTA – Mungkin terkadang sebagian orang menganggap doa-doa yang telah dipanjatkan belum juga terkabul. Dalam kondisi demikian, apakah berarti Allah SWT tidak mengabulkan doa tersebut? Bagaimana penjelasannya? 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA


Mantan Mufti Agung Mesir, Syekh Dr Ali Jumah, menjelaskan bagaimana pun, doa merupakan ibadah yang meningkatkan kedekatan antara seorang hamba dengan Allah SWT. 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah


Dia mengatakan, berdoa kepada Allah SWT adalah wujud ibadah yang telah ada jaminannya. 

ADVERTISEMENTS


“Adapun soal apakah doa itu terkabul, itu ada di tangan Allah SWT. Terkabulkan saat di dunia atau ditunda hingga Hari Kiamat kelak,” kata dia seperti dilansir Elbalad, Ahad (24/7/2022). 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil


Syekh Jumah melanjutkan, Allah SWT menanggapi doa-doa hamba-Nya dengan segera. Bahkan, menurut dia, semua doa yang disampaikan oleh para hamba pasti diterima dan tidak ada doa yang ditolak Allah SWT. “Tidak ada yang namanya doa yang belum terkabul,” tuturnya. 

Berita Lainnya:
Amalan Rasulullah saat Makkah Diterjang Angin Kencang


Karena itu, Syekh Jumah menambahkan, setiap doa yang dipanjatkan seorang Muslim tentu diterima Allah SWT. Semua doa juga terkabul, baik itu terkabul di dunia atau terkabul untuk di akhirat nanti. Allah SWT berfirman: 


ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ “Berdoalah kepada-Ku, akan Kupenuhi (doamu).” (QS Al Mukmin ayat 60). 


عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الخدري رضي الله عنه ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :  مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ ، وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ ، إِلَّا أَعْطَاهُ اللهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ : إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا . قَالُوا : إِذًا نُكْثِرُ . قَالَ : اللهُ أَكْثَرُ    

Berita Lainnya:
Menlu Harap Terwujudnya Gencatan Senjata di Jalur Gaza


Dalam sebuah hadits riwayat Ahmad dari jalur Abu Sa’id Al-Khudri RA, disebutkan bahwa seorang Muslim yang memanjatkan doa pada Allah SWT, maka Allah SWT akan memberinya tiga hal selama yang bersangkutan tidak berbuat dosa dan memutuskan silaturahim.   Pertama, Allah SWT akan segera mengabulkan doanya. Kedua, Allah akan menyimpan doa tersebut untuknya di akhirat kelak. Ketiga, Allah SWT akan membuat hamba tersebut terhindar dari kejelekan yang serupa. Kemudian, para Sahabat Nabi SAW saat itu menyampaikan, “Jika demikian, kami akan memperbanyak doa”. Lantas Nabi SAW berkata, “Allah SWT yang memperbanyak mengabulkan doa-doa kalian.”  


 


Sumber: elbalad   


 


 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi