Senin, 22/07/2024 - 05:45 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIGLOBAL

Bank Sentral AS Resmi Menaikkan Suku Bunga 75 Basis Poin

Bank Sentral AS akan terus mengurangi kepemilikannya atas sekuritas pemerintah.

 WASHINGTON — Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), resmi menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin untuk dua bulan berturut-turut. Keputusan The Fed ini dikarenakan peningkatan inflasi tidak menunjukkan tanda-tanda pelonggaran yang jelas.


“Inflasi tetap tinggi, mencerminkan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan terkait pandemi, harga pangan dan energi yang lebih tinggi, dan tekanan harga yang lebih luas,” kata The Fed dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan kebijakan dua hari seperti dilansir Reuters, Kamis (28/7/2022). 


The Fed menghadapi tekanan inflasi terpanas dalam 40 tahun, sehingga mengangkat suku bunga (Fed Funds Rate/FFR) pada Rabu (27/7/2022) menjadi pada kisaran 2,25 hingga 2,5 persen. Kenaikan terbaru ini membuat kenaikan kumulatif Juni-Juli menjadi 150 basis poin, atau kenaikan tertajam sejak era price-fighting saat The Fed dipimpin Paul Volcker pada awal 1980-an. 

Berita Lainnya:
Kepercayaan Masyarakat Turun, Pengamat: Dirut BSI Layak Dicopot


Badan pembuat kebijakan Fed, The Federal Open Market Committee (FOMC) berkomitmen kuat untuk mengembalikan inflasi ke 2 persen, mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa sangat memperhatikan risiko inflasi. Sebagai catatan, inflasi AS naik sebesar 9,1 persen sepanjang tahun hingga Juni. 


Pemungutan suara FOMC, yang mencakup dua anggota baru, yakni Wakil Ketua untuk Pengawasan Michael Barr dan Presiden Fed Boston Susan Collins, dengan suara bulat. Penambahan Michael Barr ke dewan awal bulan ini memberikan tujuh gubernur The Fed yang lengkap untuk pertama kalinya sejak 2013. 

Berita Lainnya:
Sebelum Borong Ekskavator, Haji Isam Dikenal Sudah Jadi Sultan dengan Jet Pribadi


FOMC mencatat bahwa mereka juga akan terus mengurangi kepemilikannya atas sekuritas pemerintah dan utang agensi dan sekuritas yang didukung hipotek agensi.


Langkah terbaru datang setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin pada pertemuan Juni, menandai kenaikan suku bunga paling tajam sejak 1994.The Fed sebelumnya menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Maret 2022 dan kemudian sebesar 50 basis poin pada Mei 2022.


 


 


 


 


 


sumber : Reuters

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

لَّٰكِنَّا هُوَ اللَّهُ رَبِّي وَلَا أُشْرِكُ بِرَبِّي أَحَدًا الكهف [38] Listen
But as for me, He is Allah, my Lord, and I do not associate with my Lord anyone. Al-Kahf ( The Cave ) [38] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi