IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

Bareskrim Indikasikan Pembunuhan Brigadir J Dilakukan Bersama-sama

Bareskrim Indikasikan Pembunuhan Brigadir J Dilakukan Bersama-sama
Bagikan

Bagikan Artikel Ini

atau salin tautannya

Penyidik menjadwalkan pemeriksaan Irjen Sambo dan istrinya hari ini.

JAKARTA — Bareskrim Polri menyiratkan dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua (J) tak dilakukan oleh aktor tunggal. Hal tersebut melihat konstruksi sangkaan dan pasal-pasal dalam penetapan Bhayangkara Dua Richard Eliezer (Bharada E) sebagai tersangka.


Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian mengatakan, Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUH Pidana juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUH Pidana.

Sejumlah pasal tersebut terkait dengan ancaman penjara selama 15 tahun atas pembunuhan dan perampasan nyawa orang lain.

BACA JUGA:
Winarsih Minta Maaf Sampai Sujud di Kaki, Ibunda Dewi Perssik Murka: Berdiri! Saya Nggak Suka


Sangkaan dalam pasal lainnya juga terkait dengan persekongkolan untuk melakukan pembunuhan serta perbantuan dalam penghilangan nyawa orang lain. “Penyidikan tidak berhenti hanya sampai di Bharada E. Ini masih terus berkembang. Dan pemeriksaan saksi-saksi, masih akan dilanjutkan,” kata Andi saat konfrensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (3/8/2022).


Bharada E resmi ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan Brigadir J. Penetapan tersangka tersebut terkait kasus baku tembak antara Bharada E yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).


Andi menerangkan, penetapan tersangka terhadap Bharada E, terkait laporan dugaan pembunuhan, pembunuhan berencana, dan penganiyaan terhadap Brigadir J oleh keluarganya pada Senin (18/7/2022). Setelah rangkaian penyelidikan dan penyidikan, Bareskrim pada Rabu (3/8/2022) malam, melakukan gelar perkara besar.

BACA JUGA:
Pencarian Helikopter Polri di Belitung Timur Terkendala Cuaca Buruk


Hasilnya, menetapkan Bharada E sebagai tersangka atas pembunuhan terhadap Brigadir J. Penetapan tersangka itu melewati serangkain pemeriksaan terhadap 42 orang saksi, mulai dari ahli hingga keluarga Brigadir J. “Dari serangkaian proses penyelidikan, penyidikan, dan alat-alat bukti, kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” ujar Andi.


Sampai Kamis (4/8) dini hari, tim penyidikan Dittipidum masih memeriksa Bharada E. Tersangka akan langsung ditahan setelah pemeriksaan tersebut. Tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa Irjen Sambo dan isterinya Putri Candrawathi Sambo pada Kamis (4/8/2022).

Sumber: Republika

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
waduh
Waduh
0
sakit
Sakit
Bareskrim Indikasikan Pembunuhan Brigadir J Dilakukan Bersama-sama
Masuk Login

Log in or create an account now to take advantage of its privileges, and it's completely free!