IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

Kebijakan Konversi Kompor dan Mobil Listrik, Patut Dikritisi

Ilustrasi Kebijakan Konversi Kompor listrik dan Mobil Listrik. FOTO/Istockphoto/spyderskidoo
Ilustrasi Kebijakan Konversi Kompor listrik dan Mobil Listrik. FOTO/Istockphoto/spyderskidoo
Bagikan

Bagikan Artikel Ini

atau salin tautannya

Penulis: Sri Wahyuningsih

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Perintah tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2022 terkait percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di instansi pemerintah pusat maupun daerah.

Menanggapi instruksi presiden, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa pun langsung menyiapkan strategi anggaran untuk pengadaan mobil listrik . Menurutnya hal itu sangat penting dilaksanakan untuk mencapai cita-cita besar Indonesia tentang emisi karbon yakni visi net zero emissions pada 2060.

“Cita-cita nol emisi karbon itu harus disusun langkah strategisnya mulai sekarang, sehingga generasi selanjutnya yang akan meneruskan dan menikmati hasilnya. Mudah-mudahan itu bisa menjadi amal jariyah kita mewariskan lingkungan yang lebih sehat dan bersih kepada dunia,” katanya seperti penulis kutip dari laman liputan6.com, Minggu (18/9/2022).

Jawa Timur, menurut Khofifah juga telah mengupayakan konversi energi ke penggunaan sumber terbarukan dengan capaian bauran energi terbarukan Jawa Timur tahun 2021 saat ini sebesar 6,72 persen setara 1270 MW melebihi target 6,5 persen.

Kemudian kegiatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yang sedang dilaksanakan PLTM Sumber Arum 2 ( 3 MW ), PLTM Bayu (3,6 MW) di Banyuwangi, kemudian Kanzi I di Purwodadi, Pasuruan, yang diharapkan bisa menerangi 2.000-3.000 rumah berkapasitas 2,3 MW.

Seruan masif untuk beralih kepada energi terbarukan juga disambut Senior Manajer Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) UID Jatim, Fintje Lumembang, pada puncak perayaan Hari Pelanggan Nasional tahun 2022 ini,  dengan berkampanye mengajak masyarakat menyaksikan keunggulan listrik dan kompor induksi di CFD.

“Pastinya motor listrik ini tidak menghasilkan emisi karbon, lebih ramah lingkungan, tidak berisik, dan sejalan dengan program pemerintah yang menuju transisi energi,” kata Fintje.

Fintje menambahkan, kegiatan kali ini merupakan salah satu upaya PLN untuk menjalankan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 untuk mengakselerasi penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbahan Baterai (KBLBB). Dan disusul Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 7 tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai sebagai kendaraan operasional dan atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Di Jawa Timur juga telah dikeluarkan Edaran Gubernur nomor 671/85/124.3/2022 tentang himbauan penggunaan KBLBB dan kompor induksi. Ini semakin memperkuat langkah kami untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan efisiensi energi, ketahanan energi dan konservasi energi sektor transportasi dan rumah tangga,” imbuh Fintje dikutip dari laman antaranews.com, Minggu (18/9/2022).

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
waduh
Waduh
0
sakit
Sakit
Kebijakan Konversi Kompor dan Mobil Listrik, Patut Dikritisi
Masuk Login

Log in or create an account now to take advantage of its privileges, and it's completely free!