Pengamat Nilai PLN Bijak Batalkan Konversi Kompor Gas ke Listrik

Pengamat Nilai PLN Bijak Batalkan Konversi Kompor Gas ke Listrik
Bagikan

Bagikan Artikel Ini

atau salin tautannya

Pengamat yakin konversi ke kompor listrik kurangi ketergantungan impor LPG

 JAKARTA — Pengamat Energi Mamit Setiawan menyayangkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) yang membatalkan program pengalihan kompor Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg ke kompor listrik. Kendati demikian, Mamit menilai keputusan PLN kali ini bijak.


“Pada prinsipnya saya sangat menyayangkan pembatalan ini karena ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan akan LPG. Karena saat ini kita impor LPG sampai 80 persen,” katanya saat dihubungi Republika, Rabu (28/9/2022).


Apalagi, dia melanjutkan, berdasarkan perhitungan dari PLN penggunaan kompor induksi masih lebih murah jika dibandingkan dengan LPG 3 kg. Harusnya upaya pemerintah untuk memperbanyak subtitusi LPG selain dengan Dimethyl Ether (DME) dan pembangunan jaringan gas kota (jargas). Kendati demikin, Mamit menilai ini adalah keputusan yang bijak dari PLN karena mendengarkan masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) yang lain sehingga bisa mengambil keputusan dibatalkan karena tidak memperlebar polemik di masyarakat. Dengan demikian isu ini harusnya sudah selesai. 

BACA JUGA:
Jokowi Cek Harga Bahan Pangan di Pasar Kemuning Pontianak


“Selanjutnya, ya saya kira tunggu pemerintahan berikutnya apa yang akan diambil langkah selanjutnya,” katanya.


Ia menambahkan, saat ini ia agak kurang yakin bisa dilakukan kecuali ada upaya luar biasa dari Presiden. Terkait stok kompor induksi stock 6 juta, dia menduga tidak ada hubungannya karena belum ada kontrak dengan pihak manapun.

BACA JUGA:
Ikut Lelang DJKN Kini bisa Bayar Pakai BSI


“Harusnya sih tidak ya?saya tidak tahu kalau sudah ada kontrak atau bagaimana ya, program ini kan masih uji coba. Harusnya tidak ada yang di rugikan,” ujarnya.


Kedepannya, ia meminta pola komunikasi pemerintah harus diperbaiki dalam menyampaikan suatu kebijakan yang terkait publik ini.


“Tujuannya agar tidak membuat kebingungan di masyarakat,” katanya.


Sebelumnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik. Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.


“PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,” ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

Sumber: Republika

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
waduh
Waduh
0
sakit
Sakit
Pengamat Nilai PLN Bijak Batalkan Konversi Kompor Gas ke Listrik
Masuk Login

Log in or create an account now to take advantage of its privileges, and it's completely free!

Follow us