Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang Viral di China

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
ADVERTISEMENTS

Setidaknya 127 orang meninggal dalam tragedi Kanjuruhan.

ADVERTISEMENTS

BEIJING — Kerusuhan maut pascapertandingan sepakbola Arema FC-Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, menjadi sorotan sejumlah media di China. CGTN, media penyiaran televisi China berjaringan internasional, pada Ahad pagi menurunkan laporan soal kerusuhan itu.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

Hingga Ahad pagi, sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi berdarah usai laga tersebut. Kabar terakhir mengungkap korban jiwa telah mencapai 129.

ADVERTISEMENTS
ADVETISEMENTS

“Tragedi itu terjadi setelah pertandingan sepak bola antara Arema Malang melawan Persebaya Surabaya,” kata pembaca berita The World Today, program yang disiarkan CGTN dalam versi bahasa Inggris setiap pagi.

ADVERTISEMENTS

CCTV 13, saluran berita terpopuler di China, juga menurunkan laporan utamanya tentang tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu malam. “Polisi setempat sedang melakukan investigasi atas peristiwa tersebut,” kata pembaca berita CCTV 13 dalam versi Mandarin pada Ahad pagi.

ADVERTISEMENTS


Tidak ketinggalan, platform pesan video singkat yang populer di China, Kuai Shou, memperlihatkan video-video tentang peristiwa maut di kandang klub sepak bola berjuluk “Singo Edan” itu. Video-video tersebut diunggah oleh beberapa media lokal berbahasa Mandarin, seperti Tianmu Xinwen, Hongxing Xinwen, Xibeiwang Kantai, dan Shichuan Guangcha.

ADVERTISEMENTS

Yinni tiyuchang baoli shijian“, tulis Tianmu Xinwun, pada video berita yang diunggah oleh beberapa pengguna akun Kuai Shou. Judul video tersebut dalam bahasa Indonesia berarti “Tragedi Kerusuhan di Stadion Indonesia”.

ADVETISEMENTS

Tianmu Xinwun, selain itu, memberikan subjudul “127 suporter dan dua polisi tewas” dan “mayoritas korban akibat gas air mata”. Media tersebut juga mengutip pernyataan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Nico Afinta.

Hanya dalam hitungan beberapa jam sejak diunggah di Kuai Shou, video-video tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan langsung viral di China. Negara ini memiliki jumlah warganet terbesar di dunia.


sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
Exit mobile version