Minggu, 14/04/2024 - 06:07 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EDUKASI
EDUKASI

UNIS Tangerang Wisuda 1.248 Lulusan, 32 Di antaranya Narapidana

ADVERTISEMENTS

32 narapidana diwisuda UNIS Tangerang.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

TANGERANG — Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang Banten menggelar wisuda kepada 1.248 lulusan dari berbagai jenjang dengan 32 diantaranya adalah narapidana dari Kelas Lapas Pemuda Klas II A Tangerang.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh
ADVERTISEMENTS

Rektor UNIS Tangerang Prof Mustafa Kamil di Tangerang Sabtu mengatakan narapidana yang diwisuda pada hari ini merupakan mahasiswa yang ikut dalam program kerjasama antara UNIS Tangerang dengan Kementerian Hukum dan HAM sejak 2018 melalui program Kampus Kehidupan.

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah

“UNIS menjadi kampus pertama di Indonesia yang melakukan kerja sama dengan KemenkumHAM terkait pendidikan bagi narapidana. Pada hari ini, ada 32 narapidana yang diwisuda,” kata Prof Mustafa Kamil usai kegiatan wisuda di ICE BSD Serpong Tangerang, Sabtu (1/10/2022).

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

Ia mengatakan narapidana tersebut menjalani perkuliahan seperti pada umumnya, hanya saja lokasi pembelajaran berada di Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan

Para narapidana tersebut memiliki kasus hukum yang berbeda. Sejumlah narapidana sudah ada yang dinyatakan bebas dan ada juga yang masih menjalani hukuman. Maka itu, ada pendampingan dari puluhan petugas polisi khusus pemasyarakatan (polsuspas).

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Ferien Job di Jerman, Apa Bedanya dengan Magang Versi Kemendikbudristek?

Dari hasil penilaian, Prof Mustafa mengatakan Indeks Prestasi Kumulitif (IPK) mereka semua di atas 3.00 sehingga menjadi kebanggaan bagi semua pihak meski harus menjalani perkuliahan dari balik tembok penjara.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

“Maka itu kita harap ada kelanjutan dari program ini. Bagi yang sudah lulus bisa melanjutkan ke tingkat strata dua. Kita akan lakukan komunikasi dengan Kemenkum HAM setelah ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

Direktur Pembinaan Narapida dan Latihan Kerja Produksi Thurman Hutapea menyampaikan apresiasi kepada UNIS Tangerang yang telah memberikan pendidikan kepada narapidana hingga proses wisuda.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

“Di pemasyarakatan sendiri banyak program pembinaan, salah satunya adalah pembinaan intelektual,” katanya.

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Dijelaskan narapidana yang mengikuti perkuliahan dalam program Kampus Kehidupan telah memenuhi syarat seperti telah dinyatakan tamat SMA/sederajat dan lain sebagainya.

ADVERTISEMENTS
Iklan Belasungkawa Adinda Almarhum Yafi Dhia Ulhaq Yuli

Kemudian narapidana yang mengikuti program perkuliahan pun tak dikenakan biaya. Dirinya juga berharap jika program pendidikan bisa dilanjutkan ke yang lebih tinggi. “Kita berharap agar program ini ke depan bisa terus berjalan. Ini program pertama kali,” katanya.

Berita Lainnya:
Raih Karier Gemilang Sejak Masih Kuliah, Lewat Program CLP di Cyber University

Rahmat Sesario (27 tahun) salah satu narapidana yang diwisuda mengatakan jika dirinya mengaku bahagia karena bisa menyelesaikan pendidikan di jenjang yang tinggi meski berada di dalam penjara.

Selama di dalam penjara, dirinya termotivasi untuk bisa lulus dan sama dengan mahasiswa pada umumnya. Sehingga setiap proses belajar ditekuni dengan sungguh – sungguh.

“Ini adalah anugerah dan bisa meraih nilai tertinggi sebagai lulusan terbaik,” kata Caesario yang tersangkut kasus percobaan pembunuhan dan telah dinyatakan bebas sejak dua tahun lalu.

Sementara itu Rio Nursanjaya, narapidana yang diwisuda pada hari ini mengaku bahagia karena memiliki gelar sebagai sarjana hukum. Meski dirinya masih harus menjalani hukuman hingga 2023 mendatang karena kasus narkoba, tetapi dirinya juga memberikan kebahagian kepada orang tua.

“Saya dulu melakukan kesalahan dan sekarang akan melakukan perbaikan. Semoga gelar ini bisa membimbing saya menjadi lebih baik dan motivasi bagi rekan – rekan lainnya untuk tetap mengenyam pendidikan,” katanya.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi