Ada Apa Dengan Gelora Semangat Menghabisi Anies?

Anies Baswedan. FOTO/Republika
Anies Baswedan. FOTO/Republika
Bagikan

Bagikan Artikel Ini

atau salin tautannya

Prihartin, terjadi segala macam cara mempidanakan Anies

Penulis: Jaya Suprana**

MENARIK menyimak suasana gejolak psikososiopolitik masa kini meski saat penyelenggaraan Pilpres 2024 sebenarnya masih relatif lama.

Tampak betapa gesit dan lincah berbagai pihak menggalang kesatuan demi garang dan  ganas bergerak menuju ke satu tujuan yaitu menghabisi Anies Baswedan.

Terkesan bahwa Anies memang berada pada posisi harus bersalah maka mau tak mau suka taksuka apa boleh buat harus dihabisi agar tidak bisa ikut berlaga pada pilpres 2024.

Kreatifitas membunuh karakter Anies sungguh menakjubkan seolah tak kenal batas maksimal apalagi minimalnya.

Senantiasa ada saja kreatifitas bukan sekedar mencari namun bahkan  mencari-cari kesalahan mantan Mendikbud yang sebentar lagi juga akan menjadi mantan Gubernur Jakarta .

BACA JUGA:
Mampukah Kejahatan Korporasi Industri Farmasi Dijerat Hukum Pidana?

Akibat Anies memang manusia biasa yang mustahil sempurna maka jika dicari apalagi dicari-cari pasti dapat ditemukan kesalahan Anies.

Bahkan, andai kata Anies tidak bersalah pun juga bisa diolah sedemikian rupa sehingga akhirnya menjadi bersalah.

Para pembunuh karakter berbayar mau pun tidak berbayar, berbekal perbendaharaan tiga senjata pamungkas untuk membunuh karakter Anies Baswedan.

Memang tidak bisa disangkal bahwa lalu lintas di Jakarta tidak macet pada masa pagebluk Corona, namun juga tidak kalah bisa disangkal bahwa kondisi lalu lintas kota Jakarta pasca pagebluk Corona telah kembali macet sehingga layak menjadi juara dunia macet di planet bumi ini.

Maka, lalu lintas macet siap berfungsi sebagai primadosa yang ditimpakan  kepada Anies secara konsisten dan konsekuen.

Lalu banjir masih terjadi di mana-mana termasuk di kawasan yang digusur oleh pemprov DKI Jakarta sebelum Anies menjadi gubernur dengan tujuan membasmi banjir terbukti pada masa kegubernuran Anies tetap banjir.

BACA JUGA:
Gempa Bumi Menurut Teologi Aswaja

Maka, banjir menjadi runner-up dosa Anies demi mencegah jangan sampai Anies nerani-berani nyapres !

Kemudian ada dosa ke tiga Anies yang sedang ramai-ramai dikejar demi menghantamkan pukulan telak  mematikan terhadap Anies agar K.O sebelum naik ke ring tinju pilpres 2024. Yaitu kriminalisasi Formula-E.

Sungguh menakjubkan elan kreatifitas serta inovasitas laskar perjuangan menghabisi Anies sebelum Anies masuk ke ranah kekuasaan KPU. Dengan segala daya laskar pembunuh karakter gigih menunaikan tugas untuk menghabisi Anies dengan senjata mengkorupkan Anies pada Formula-E .

Dikerahkan segenap tenaga ahli akuntan dan hukum untuk membedah Formula-E demi mempidanakan Formula-E  mengejawantahkan hukumnya wajib Anies harus mengenakan rompi oranye.

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
waduh
Waduh
0
sakit
Sakit
Ada Apa Dengan Gelora Semangat Menghabisi Anies?
Masuk Login

Log in or create an account now to take advantage of its privileges, and it's completely free!

Follow us