IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

Tragedi Kanjuruhan, SKI Sarankan Tim Pencari Fakta Independen 

Tragedi Kanjuruhan, SKI Sarankan Tim Pencari Fakta Independen 
Bagikan

Bagikan Artikel Ini

atau salin tautannya

Tim pencari fakta independen untuk investigasi penyebab dan aktor Kanjuruhan

JAKARTA- Tragedi kemanusiaan yang merenggut 153 nyawa penonton sepakbola di Stadion Kanjuruhan, Malang (2/10/2022) menyisakan kepedihan yang mendalam bagi seluruh lapiran masyarakat. 


Peristiwa memilukan yang terjadi pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu hendaknya menjadi bahan refleksi bersama agar tak terulang kembali di kemudian hari. 


Hal tersebut diungkapkan Sekjen Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI), Raharja Waluya Jati, dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/10/2022). 


Menurut Jati, SKI mendorong agar pemerintah melakukan pengusutan yang transparan dan tuntas mengenai penyebab terjadinya korban jiwa yang besar dalam peristiwa tersebut.  


”Pemerintah semestinya menguraikan tragedi Kanjuruhan secara saintifik dan obyektif, juga memproses pihak yang harus bertanggungjawab, secara pribadi maupun institusi,” ujarnya. 

BACA JUGA:
Sikapi Pencopotan Label Gereja di Tenda Pengungsian, Bupati Cianjur: Bantulah Secara Tulus Tanpa Label


Dalam pandangan organisasi masyarakat pendukung Anies Baswedan itu, momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila seharusnya dapat menjadi pendorong bagi negara untuk mengusut  terjadinya tragedi kemanusiaan itu secara serius. 


”Kami mengusulkan tim pencari fakta independen untuk menginvestasi tragedi yang disebut-sebut terbesar kedua dalam sejarah sepakbola di dunia itu. Keseriusan pengusutan tragedi Kanjuruhan akan membuktikan bahwa Pancasila masih menjadi ideologi kerja para pejabat publik,” lanjutnya. 


Jati menambahkan, pertanggungjawaban dari otoritas sepakbola dan pihak keamanan yang berwenang juga perlu disampaikan secara terbuka untuk menunjukkan masih dijunjung tingginya integritas dalam ranah kepemimpinan publik di Indonesia. 


”Di saat institusi penegak hukum mendapatkan banyak sorotan tajam atas berbagai kasus penyalahgunaan wewenang, investigasi menyeluruh terhadap tragedi Kanjuruhan dapat menjadi titik awal untuk mengembalikan kepercayaan publik,” kata dia.  

BACA JUGA:
PDIP Tidak Berani Marahi Jokowi Soal Pemimpin "Rambut Putih", Padahal Petugas Partai


Jati mengingatkan, kegagalan mengantisipasi potensi gangguan keamanan pasca pertandingan sepakbola antara Arema melawan Persebaya itu akan membuat Indonesia menjadi sasaran kritik dunia internasional. 


Apalagi, dalam beberapa pekan ke depan, Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan G20 yang menuntut kesempurnaan penjagaan keamanan. 


”Kami berharap pemerintah segera mengevaluasi celah-celah yang memungkinkan terjadinya tragedi Kanjuruhan sebagai bahan masukan untuk menyempurnakan antisipasi dan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam negeri,” jelasnya. 


Di samping menyoroti isu pengusutan kasus dan kebijakan keamanan, SKI berharap agar dunia persepakbolaan Indonesia dapat segera pulih dan bangkit dari trauma mendalam atas peristiwa tersebut. 


”Sesuai yang kita dengar, kompetisi sepakbola akan dihentikan sementara waktu sembari dilakukan investigasi. Teman-teman pecinta sepabola seluruh Indonesia perlu mengawal agar investigasi tersebut berjalan sesuai harapan masyarakat,” kata Jati.  


0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
waduh
Waduh
0
sakit
Sakit
Tragedi Kanjuruhan, SKI Sarankan Tim Pencari Fakta Independen 
Masuk Login

Log in or create an account now to take advantage of its privileges, and it's completely free!