IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

BSI Dorong Digitalisasi di Ponpes

BSI Dorong Digitalisasi di Ponpes
Bagikan

Bagikan Artikel Ini

atau salin tautannya

Ponpes dirangkul karena mereka merupakan salah satu ekosistem Islam.

LAMPUNG  — BSI Area lampung mendorong digitalisasi pondok pesantren melalui digitren. Ponpes dirangkul karena mereka merupakan salah satu ekosistem Islam.

“BSI menginginkan kemajuan BSI diikuti dengan kemajuan ekosistem ekosistem islami yang ada seperti pondok pesantren, masjid, lembaga lembaga zakat dan komunitas halal lainnya,” tulis BSI Lampung dalam keterangan tertulis, Selasa (4/10/2022).

Sebelumnya gathering pondok pesantren di Lampung digelar pada 22 September 2022 bertempat di Hotel Bukitrandu Bandar Lampung. Hadir dalam acara tersebut kepala divisi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Eka Jati dan sejumlah jajaran BIS Lampung serta lebih dari 50 pimpinan pondok pesantren.

BACA JUGA:
Ada Dua Nama Calon Direktur Utama Bank Aceh Syariah, James: Muhammadsyah atau Nanang?

Dalam sambutannya Area Manager BSI Area Lampung Habiburrahman menyatakan, digitalisasi saat ini sudah memasuki seluruh sendi kehidupan. Sebagai institusi pendidikan, pondok pesantren perlu melakukan digitalisasi agar mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lain namun tetap memiliki warna pondok pesantren yang khas.

Hal senada disampaikan kepala divisi KNEKS Eka Jati. Dalam materinya beliau menyampaikan pondok pesantren telah menjadi lokomotif Pendidikan islam di Indonesia. Ke depan pondok pesantren harus mampu menjadi lokomotif ekonomi syariah di lingkungannya.

Program digitren merupakan solusi yang diberikan oleh Bank Syariah Indonesia untuk seluruh stakeholder di pondok pesantren. Layanan ini memberikan akses transaksi yang cash less sehingga seluruh transaksi di pondok dapat dilakukan dengan tanpa peredaran uang tunai.

BACA JUGA:
Ekspansi Pasar LNG, Pertamina Resmi Gandeng NYK Jepang


Bagi orang tua juga program digitren akan memudahkan orang tua memonitor perkembangan anak mulai dari aktifitas di ponpes, komunikasi pondok pesantren dan orang tua hingga monitoring jajan dan uang saku santri selama ada di pondok.

Menurut  Manajer Bisnis Transaksi Ritel BSI Lampung, Benny Sangjaya, bentuk implementasi dari digitren ini salah satunya dengan kartu jajan santri. Ketika santri akan jajan di lingkungan pondok maka cukup dengan kartu jajan sehingga kehilangan uang dapat diminimalisir. “Kartu ini di lengkapi dengan PIN sehingga aman.”

Sumber: Republika

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
waduh
Waduh
0
sakit
Sakit
BSI Dorong Digitalisasi di Ponpes
Masuk Login

Log in or create an account now to take advantage of its privileges, and it's completely free!