IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

AS akan Beli Amunisi Korsel untuk Ukraina

Seorang tentara Ukraina memeriksa amunisi yang ditinggalkan oleh pasukan Rusia di daerah yang baru saja direbut kembali di dekat Izium, Ukraina, Rabu, 21 September 2022. Amerika Serikat (AS) tengah mempertimbangkan membeli peluru artileri 155 mm Korea Selatan (Korsel) untuk dikirim ke Ukraina.

Korsel tetap dalam posisinya untuk tidak memberikan bantuan mematikan untuk Ukraina.

 WASHINGTON — Amerika Serikat (AS) tengah mempertimbangkan membeli peluru artileri 155 mm Korea Selatan (Korsel) untuk dikirim ke Ukraina. Seorang pejabat AS menginformasikan hal tersebut pada Jumat (11/11/2022) ketika Seoul bersikeras bahwa Washington harus menjadi pengguna akhir amunisinya hingga kebijakannya terhadap Ukraina.


Pejabat AS yang berbicara tidak menyatakan jati dirinya tersebut mengatakan, bahwa dana Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina (USAI) dapat digunakan untuk membeli amunisi, meski belum jelas apakah itu akan dikirim melalui wilayah AS. Kendati demikian, Kementerian Pertahanan Korsel tetap dalam posisinya untuk tidak memberikan bantuan ‘mematikan’ ke Ukraina. Pihaknya masih dalam negosiasi di bawah premis bahwa AS adalah ‘pengguna akhir’.

BACAAN LAIN:
Sekjen NATO: Kerja Sama Rusia-China Ancaman Eropa


“Untuk menebus kekurangan persediaan amunisi 155mm di AS, negosiasi sedang berlangsung antara AS dan perusahaan Korea untuk mengekspor amunisi,” kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan.


Pejabat AS memperingatkan bahwa berita tentang pembicaraan ini dapat mengancam kesepakatan. Sebagai sekutu AS, Korsel telah berusaha untuk menghindari permusuhan dengan Rusia, baik karena alasan ekonomi maupun karena pengaruh yang dapat diberikan Moskow dengan Korea Utara.


Mengutip pejabat AS yang mengetahui kesepakatan itu, Wall Street Journal mengatakan perjanjian akan melibatkan 100 ribu peluru artileri 155mm yang akan dikirim ke Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiyy memang telah meminta Korsel untuk menyediakan senjata.

BACAAN LAIN:
Tiga Tewas Dalam Penembakan di Lingkungan Kelas Atas Los Angeles


Bulan lalu Presiden Korsel Yoon Suk-yeol mengatakan Seoul tidak memberikan senjata mematikan ke Ukraina. Hal tersebut diputuskan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan keputusan seperti itu akan menghancurkan hubungan bilateral.


Juru bicara Keamanan Nasional AS John Kirby mengatakan pekan lalu bahwa Washington memiliki informasi bahwa Korea Utara diam-diam memasok Rusia dengan sejumlah peluru artileri sendiri untuk digunakan di Ukraina. Moskow dan Pyongyang telah membantah pengiriman senjata.


 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
terganggu
Terganggu
0
terkejut
Terkejut
0
parah
Parah
AS akan Beli Amunisi Korsel untuk Ukraina
Login

Halaman Login/Daftar Harian Aceh Indonesia, jika belum punya akun silahkan buat akun sekarang untuk memanfaatkan keistimewaannya, dan sepenuhnya gratis!