IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

BI Kerek Suku Bunga, IHSG Ditutup Menguat Terangkat Saham Bank

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada perdagangan Kamis (17/11). Setelah dibuka melemah pada sesi perdagangan, IHSG berhasil berbalik arah dan ditutup menguat 0,44 persen ke level 7.044,98. Sektor keuangan memimpin penguatan dengan membukukan lonjakan tertinggi mencapai 3,32 persen. Kemudian BBNI dan BBCA naik lebih dari persen. BMRI menjadi satu-satunya bank besar yang terkoreksi hingga 1,00 persen.
Bagikan

Bagikan Artikel Ini

atau salin tautannya

Sektor keuangan atau saham bank bukukan lonjakan tertinggi hingg 3,32 persen

 JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada perdagangan Kamis (17/11). Setelah dibuka melemah pada sesi perdagangan, IHSG berhasil berbalik arah dan ditutup menguat 0,44 persen ke level 7.044,98.


Sektor keuangan memimpin penguatan dengan membukukan lonjakan tertinggi mencapai 3,32 persen. Kemudian BBNI dan BBCA naik lebih dari persen. BMRI menjadi satu-satunya bank besar yang terkoreksi hingga 1,00 persen. 


Menguatnya saham-saham perbankan ini seiring dengan keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan kembali suku bunga acuan 50 bps menjadi 5,25 persen. Sektor finansial cukup diuntungkan dengan kebijakan moneter tersebut. 

BACA JUGA:
Ekonomi Global Masih Suram, Jokowi Minta Jaga Stabilitas Politik


“Memang keputusan BI itu sebagai langkah front-loaded, pre-emptive dan forward looking untuk menurunkan inflasi yang sudah terlalu tinggi,” kata Pilarmas Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Kamis (17/11).  


Kenaikan suku bunga ini diharapkan dapat membuat inflasi inti dapat turun lebih celat ke target BI. Di samping itu, peningkatan suku bunga acuan tersebut untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah. 

BACA JUGA:
Ada Dua Nama Calon Direktur Utama Bank Aceh Syariah, James: Muhammadsyah atau Nanang?


Meski demikian, rasio pembayaran utang Indonesia di kuartal III ini mengalami penurunan. Menurut Pilarmas Sekuritas Indonesia, penurunan rasio ini menandakan adanya manajemen utang yang baik.


Sepanjang hari ini Indeks LQ45 bergerak melemah namun mampu ditutup naik 0,40 persen. Saham–saham yang mendominasi penguatan diantaranya BBRI, BBCA, ASII, BBNI, dan BFIN. Sedangkan saham–saham yang mendominasi penurunan diantaranya GOTO, BMRI, ARTO, CPIN, dan TOWR.

Sumber: Republika

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
waduh
Waduh
0
sakit
Sakit
BI Kerek Suku Bunga, IHSG Ditutup Menguat Terangkat Saham Bank
Masuk Login

Log in or create an account now to take advantage of its privileges, and it's completely free!