IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

FKSI: Erick Bakal Buat Terobosan di PSSI, Libatkan Anak Muda Kelola Federasi

Mensesneg RI akan Cek Aturan Terkait Erick Thohir Daftar Calon Ketum PSSI

Keputusan Erick terima aspirasi jadi Ketua PSSI angin segar bagi sepak bola RI

 JAKARTA — Forum Komunikasi Suporter Indonesia (FKSI) mendukung penuh Erick Thohir maju sebagai calon Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI). Ketua FKSI, Richard Achmad Supriyanto, mengatakan, keputusan Erick menerima aspirasi para komunitas sepak bola untuk maju dalam bursa Ketum PSSI merupakan angin segar bagi sepak bola Indonesia.

“Menurut saya Pak Erick sudah tepat sebagai kandidat Ketum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) pada Februari nanti,” ujar Richard pada Selasa (17/1).

Richard menyampaikan, Erick memiliki pengalaman mumpuni dalam dunia sepak bola, bahkan hingga ke tingkat internasional dengan pernah menjadi Presiden Inter Milan dan juga memiliki klub Amerika Serikat (AS), DC United. Richard menilai aspek kepemimpinan yang dimiliki Erick akan membawa warna baru dalam pengelolaan sepak bola Indonesia yang lebih profesionalis.

“Kalau diberikan amanah oleh voters, itu lebih baik. Pengalaman beliau bisa ditularkan di federasi dan bisa menjadi perbaikan menyeluruh di sepak bola nasional,” ucapnya.

BACAAN LAIN:
Laporan Perekonomian 2022 BI Dinilai Bekal Berharga untuk 2023

Richard mengatakan, banyak pekerjaan rumah yang menanti Erick jika terpilih sebagai Ketum PSSI. Salah satunya membenahi organisasi PSSI, terutama dalam posisi exco. Richard meyakini kehadiran Erick di PSSI akan memberikan ruang yang besar bagi generasi muda untuk menduduki posisi exco.

BACAAN LAIN:
Pendanaan Smelter Sulit, Menteri ESDM: Harga Komoditas Naik, Kemana Duitnya?

“Kalau nanti Pak Erick jad Ketum PSSI, exco-nya harus komprehensif, ada anak-anak muda. Akan rusak kalau isinya itu-itu lagi,” lanjutnya.

Selain merombak jajaran exco, Richard juga optimistis Erick akan melakukan terobosan dalam pengelolaan sepak bola dalam negeri, termasuk merapikan kembali struktur atau jenjang kompetisi yang berkesinambungan, dari kompetisi tingkat junior hingga kasta tertinggi. Richard mengaku telah sepuluh tahun mengembangkan sepak bola putri, namun tidak mendapatkan perhatian dari federasi.

“Sistem di federasi haris diubah. Kalau Liga 2 dan Liga 3 berhenti, apa kabar kompetisi elite pro, kan harusnya ada jenjang yang jelas, dari kompetisi usia dini, apakah itu U-17 dan lain-lain, itu harus jalan,” kata Richard.

Sumber: Republika

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
terganggu
Terganggu
0
terkejut
Terkejut
0
parah
Parah
FKSI: Erick Bakal Buat Terobosan di PSSI, Libatkan Anak Muda Kelola Federasi
Login

Halaman Login/Daftar Harian Aceh Indonesia, jika belum punya akun silahkan buat akun sekarang untuk memanfaatkan keistimewaannya, dan sepenuhnya gratis!