Erick Ajak Paspamres Nyanyikan Ya Lal Wathon di Pesawat Kepresidenan

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
ADVERTISEMENTS

Erick mengatakan Paspampres sudah semestinya Ya Lal Wathon alias cinta Tanah Air.

ADVERTISEMENTS

JAKARTA — Erick Thohir begitu gembira dapat berpartisipasi dalam peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu memang mendapat amanah sebagai ketua pengarah (SC) peringatan satu abad NU yang digelar secara meriah di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa (7/2/2023).

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

Meski acara telah usai, Erick tetap mengenakan jaket Banser dalam penerbangan di pesawat kepresidenan. Ia pun tampak bersemangat mengajak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) untuk bersama-sama menyanyikan lagu Ya Lal Wathon.

ADVERTISEMENTS
ADVETISEMENTS

“Ini judulnya anggota Banser duet sama Paspamres menyanyikan Ya Lal Wathon. Sebagai satuan Pasukan Pengamanan Presiden sudah semestinya Ya Lal Wathon alias cinta tanah air. Salah-salah sedikit nggak apa-apa, yang penting Allah SWT lihat hati dan niatnya,” ujar Erick melalui akun Instagram, @erickthohir pada Selasa (7/2/2023).

ADVERTISEMENTS

Tak hanya dengan Paspampres, Erick juga menanyakan kesan acara satu abad NU kepada Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan juga Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD.

ADVERTISEMENTS

“Ini luar biasa pertama kali Banser boleh naik pesawat kepresidenan. “Pak Mahfud, izin ini Banser naik pesawat,” canda Erick.

ADVERTISEMENTS

Mahfud menyambut positif keberadaan Erick yang telah menjadi anggota Banser. Mahfud menilai Erick memberikan warna baru bagi Banser.

ADVETISEMENTS

“Bagus Mas Erick ikut memberikan kemajuan dan modernisasi terhadap Banser yang tradisional dan dianggap sebagai unik, sekarang tetap tradisional, tapi dinamis,” ucap Mahfud.

Bahlil mengatakan acara peringatan satu abad NU berlangsung begitu meriah dan memberikan pesan dan kesan mendalam. “Luar biasa, top. Tadi acara yang menurut saya punya makna sejarah yang dalam tentang bagaimana peran NU dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa,” kata Bahlil.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
Exit mobile version