Jumat, 09/06/2023 - 00:38 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LINGKUNGAN

BPBD: 100 Kepala Keluarga di Cianjur Mengungsi Akibat Air Bah

 CIANJUR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat sebanyak 100 kepala keluarga di lima desa di Kecamatan Sukanagara mengungsi ke tempat aman karena permukiman mereka tergenang banjir akibat sungai meluap, Ahad (26/3/2023).

Sekretaris BPBD Cianjur Rudi Wibowo mengatakan lima desa yang tergenang banjir setinggi 80 sentimeter hingga 1 meter akibat meluapnya Sungai Cibala, yakni Desa Sukanagara, Sukalaksana, Gunungsari, Sukakarya, dan Sukarame.

“Untuk laporan sementara tidak ada korban jiwa, sedangkan rumah yang terendam lebih dari 100 unit di lima desa. Kami sudah mengirimkan anggota dan menyiagakan ratusan Relawan Tangguh Bencana (Retana) untuk membantu evakuasi warga,” katanya.

Hujan deras yang melanda Kecamatan Sukanagara sejak beberapa hari terakhir, tutur Rudi, membuat Sungai Cibala yang membentang di wilayah tersebut meluap sehingga mengenangi perkampungan warga yang terletak di bantaran sungai.

BACAAN LAIN:
Apa Itu Bulan Stroberi?

Rudi menjelaskan, pihaknya juga mendapat laporan banjir di Kecamatan Sukanagara menyebabkan ribuan ekor ayam di sebuah peternakan milik warga hilang terbawa air bah, serta jalan penghubung antar kecamatan terputus akibat tergenang banjir.

“Kami masih melakukan pendataan angka pasti rumah terendam banjir dan dampak banjir di Sukanagara, petugas sudah dikirim ke lokasi membawa bantuan logistik dan pompa penyedot air. Harapan kami air segera surut dan warga dapat kembali ke rumah,” katanya.

Banjir juga sempat melanda wilayah tersebut satu bulan setelah gempa 5.6 magnitudo melanda Cianjur, tepatnya bulan Desember 2022, tercatat lebih dari 280 kepala keluarga mengungsi ke tempat yang dinilai aman dari jangkauan air bah.

BACAAN LAIN:
Tiga Taikonaut Shenzhou-15 Mendarat di Gurun Gobi

Informasi dari relawan PMI Cianjur di Kecamatan Sukanagara, air bah setinggi 1 meter mengenangi pusat Kecamatan Sukanagara dan empat desa lainnya yang terdapat aliran Sungai Cibala, air bah mengenangi perkampungan sejak Ahad petang.

“Untuk saat ini, lebih dari 100 kepala keluarga mengungsi ke tempat aman karena sampai malam hujan masih turun dengan deras dan air sungai terus meluap. Harapan kami segera mendapat bantuan karena banyak warga yang tidak membawa pakaian saat mengungsi,” kata relawan PMI Cianjur Dani Ramdani.

sumber : Antara

Sumber: Republika

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi
Click to Hide Advanced Floating Content

Click to Hide Advanced Floating Content