Harian Aceh Indonesia menampilkan berbagai iklan online kepada para pengunjung. Mohon dukungannya untuk membiarkan situs kami ini tetap menayangkan iklan dan dijadikan whitelist di ad blocker browser anda.
EKONOMIFINANSIAL

BI NTT Siapkan Rp 3,78 Triliun untuk Hari Besar Keagamaan

Petugas memberikan uang rupiah kertas terbaru kepada warga saat penukaran di mobil kas keliling Bank Indonesia (ilustrasi). Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan uang senilai Rp 3,78 triliun untuk hari besar keagamaan nasional (HBKN), seperti Paskah dan Idul Fitri yang akan jatuh pada April mendatang.

KUPANG — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan uang senilai Rp 3,78 triliun untuk hari besar keagamaan nasional (HBKN), seperti Paskah dan Idul Fitri yang akan jatuh pada April mendatang.

Kepala Kantor Perwakilan BI NTT Donny Heatubun di Kupang, Senin (27/3/2023), mengatakan, kesiapan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan uang dan layanan penukaran uang kepada masyarakat di seluruh wilayah setempat. “Uang yang BI NTT siapkan itu, selain untuk Paskah dan Idul Fitri, disiapkan untuk perayaan Nyepi yang sudah berlalu beberapa hari yang lalu,” kata Donny.

Berita Lainnya:
Kemenkop UKM Pastikan TikTok Shop Gandeng E-Commerce Lokal, Tokopedia?

Dia menambahkan kebutuhan uang untuk HKBN 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan 2022 yang Rp 1,75 triliun. Pada 2022, kata dia, dari Rp 1,75 triliun yang disiapkan, yang terealisasi kurang lebih mencapai Rp 1,5 triliun. Hal ini karena ekonomi NTT belum bertumbuh dengan baik.

BI menyiapkan nilai uang dengan jumlah yang lebih besar karena momentum pertumbuhan ekonomi di NTT yang terus berlanjut. Selain itu, juga untuk mengantisipasi peningkatan transaksi masyarakat serta pencabutan Pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi NTT BI juga terus mengelar vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan imunitas,” ujar dia.

Berita Lainnya:
Tekan Impor, Mentan Kejar Produksi Gabah Jabar Hingga 11 Juta Ton

Hal ini dilakukan karena BI memperkirakan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat saat Paskah, Ramadhan, dan Idul Fitri yang berpengaruh pada meningkatnya aktivitas ekonomi dan pembayaran sehingga membutuhkan peningkatan layanan sistem pembayaran tunai dan nontunai. BI juga mendorong masyarakat memanfaatkan pembayaran nontunai selain pembayaran tunai saat bertransaksi.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan dan ketersediaan uang di masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi, dan partisipasi dalam kebahagiaan masyarakat merayakan HBKN, BI menyelenggarakan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2023. Program SERAMBI 2023 terdiri atas layanan kas oleh Bank Indonesia, perbankan, dan mitra strategis lainnya melalui lokasi layanan penukaran uang difokuskan pada titik-titik keramaian dengan menggunakan aplikasi PINTAR dalam layanan penukaran uang rupiah.

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Click to Hide Advanced Floating Content

Click to Hide Advanced Floating Content