Jumat, 26/04/2024 - 05:43 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

OTOMOTIF
OTOMOTIF

Penjualan Tesla di China Turun 14,7 Persen

ADVERTISEMENTS

BYD penjualannya malah mengalami peningkatan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

SHANGHAI – Tesla Inc menjual 75.842 mobil listrik (EV) pada April di China.  Menurut data dari Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), Jumat (5/5/2023),  penjualan Tesla di April itu turun 14,7 persen dibandingkan Maret.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Saingan Tesla yang merupakan merek lokal BYD Co dengan seri EV dan hibrida Dynasty and Ocean, menjual 209.467 kendaraan pada April. Data CPCA menunjukkan penjualan BYD  naik 1,6 persen dari bulan Maret. CPCA diperkirakan akan merilis angka penjualan mobil China yang lebih rinci untuk bulan April pekan depan.

ADVERTISEMENTS

 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Bagi Tesla walaupun terjadi penurunan di April dibandingkan Maret, namun angka tersebut merupakan lompatan besar dari tahun sebelumnya, ketika kota Shanghai – tempat Tesla memiliki pabrik – dikunci karena Covid-19. Pada April tahun lalu, perusahaan hanya mengirimkan 1.512 mobil Model 3 dan Model Y buatan China di pasar  China yang merupakan pasar mobil terbesar di dunia.

Berita Lainnya:
PLN Tambah 23 Charger Mobil Listrik di Jatim untuk Pemudik, Ini Lokasinya

 

Tesla telah memangkas harga di beberapa pasar secara global dan memulai perang harga di China yang sejak awal tahun telah melibatkan lebih dari 40 merek mobil lokal dan internasional.

 

Pemotongan harga telah menurunkan pendapatan pembuat mobil, dengan Tesla melaporkan penurunan pendapatan bersih kuartal pertama sebesar 24 persen meskipun pengiriman global kuartalan mencapai tertinggi baru sepanjang masa.

 

Namun Tesla minggu ini bergerak ke arah yang berlawanan, menaikkan harga hingga 290 dolar AS pada dua model terlarisnya – Model Y dan Model 3 – di Kanada, Cina, Jepang, dan Amerika Serikat pada hari Senin.

Berita Lainnya:
Penggunaan SPKLU di Jakarta Meningkat Selama Libur Lebaran

 

Pada hari Jumat, mereka menaikkan harga kendaraan Model S dan Model X baru di China sebesar 19.000 yuan (2.751 dolar AS).

 

Tesla sedang menyiapkan ekspor versi Model Y ke Kanada tahun ini dari pabriknya di Shanghai. Ini merupakan pertama kali Tesla akan mengirim mobil ke Amerika Utara dari China, menurut seseorang yang mengetahui langsung rencana tersebut dan memo produksi yang dilihat oleh Reuters .

 

Pengunjung memeriksa mobil Tesla Model 3 di sebelah Model Y yang dipajang di ruang pamer pembuat kendaraan listrik (EV) AS di Beijing, China 4 Februari 2023.

 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi