Minggu, 21/04/2024 - 01:51 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Jokowi Yakin Krisis Myanmar Bisa Diselesaikan

ADVERTISEMENTS

Junta militer Myanmar telah memperpanjang masa pemberlakuan status darurat untuk keempat kalinya sejak melakukan kudeta pada 2021.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini krisis di Myanmar yang masih menjadi tantangan bagi ASEAN dapat diselesaikan jika ada kemauan politik di negara tersebut. Meskipun begitu, ASEAN akan terus berupaya membantu menyelesaikan permasalahan Myanmar, salah satunya dengan menjalankan lima poin konsensus.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri peringatan HUT ke-56 ASEAN di Nusantara Hall, Gedung Sekretariat Asean, Selasa (8/8/2023).

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Perundingan Gencatan Senjata Gaza akan Dilanjutkan di Kairo Hari Ini

“Memang kita sadari situasi Myanmar masih tantangan, upaya ASEAN untuk membantu Myanmar terus dilakukan dari Five-Point Consensus. Namun, kita juga harus menyadari situasi dapat diselesaikan kalau ada kemauan politik di seluruh Myanmar,” ujar Jokowi.

Jokowi pun berharap, persoalan di Myanmar dapat segera diselesaikan karena menyangkut masalah kemanusiaan dan rakyat Myanmar. Meski demikian, ia mengakui untuk menyelesaikan persoalan di Myanmar tidaklah mudah.

“Ya kita berharap persoalan di Myanmar ini segera selesai karena menyangkut kemanusiaan, menyangkut rakyat Myanmar, dan pada kenyataannya tak gampang, sangat kompleks, sudah,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Iran: Israel Akan Menyesal Telah Menyerang Kami

Menurut Jokowi, ada banyak permasalahan kompleks yang menjadi tantangan dalam menyelesaikan masalah di Myanmar. Sehingga membutuhkan waktu yang tak sebentar.

“Konfliknya sudah bukan soal 1 dengan 2 tapi dengan 3, dengan 4, dengan 5 sehingga memerlukan waktu,” kata dia.

Jokowi yakin, permasalahan di Myanmar bisa diselesaikan jika seluruh pemangku kepentingan di Myanmar memiliki kemauan yang sama.

“Itu bisa terjadi kalau semua stakeholders yang ada di Myanmar mau, memiliki kemauan yang sama untuk selesaikan masalah ini, kalau ndak memang sangat sulit,” jelas Jokowi.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi