Kamis, 29/02/2024 - 18:28 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Erick Thohir Apresiasi Kejaksaan Agung Bongkar Kasus Besar di BUMN

ADVERTISEMENTS

SURABAYA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi Kejaksaan Agung yang mau berkolaborasi untuk membongkar kasus besar di perusahaan-perusahaan BUMN.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

“Kami membongkar kasus Jiwasraya sebesar Rp 16,8 triliun, Garuda Rp 8,8 triliun, Waskita Rp 2,5 triliun, dan ASABRI Rp 22,8 triliun. Ini hal yang luar biasa dan kehormatan buat kami dari BUMN bisa terus berkolaborasi dengan Kejaksaan karena sudah membongkar kasus-kasus besar,” ujar Erick Thohir saat ditemui wartawan usai kegiatan “Sound of Justice Road to Campus 2023” di Aseec Tower Universitas Airlangga Surabaya, Ahad (27/8/2023).

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Namun, kata dia, pihaknya menyadari bahwa masih ada perusahaan-perusahaan BUMN yang bermasalah dari hasil audit. “Masih ada yang lainnya, tunggu tanggal mainnya saja,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj
Berita Lainnya:
Petrokimia Gresik: Stok Pupuk Cukupi Kebutuhan Petani Majalengka

Menurut dia, yang sudah dilaporkan dan sedang didalami Tim Audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ialah Dana Pensiun. “Yang kami laporkan waktu itu Dana Pensiun, tapi masih harus mendalami audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), akan laporkan ke kejaksaan,” ucap Erick.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

 

ADVERTISEMENTS

Seharusnya, lanjut dia, targetnya pada Juli 2023, tapi BPKP minta waktu dua bulan karena ingin memastikan ada indikasi ke arah korupsi atau kesalahan manajemen. Perpanjangan waktu supaya bisa memisahkan mana yang korupsi dan mana yang salah manajemen atau administratifnya.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Fadil Zumhana mengapresiasi langkah Menteri BUMN yang dengan berani melakukan tindakan bersih-bersih. “Dengan perbaikan sistem bagaimana BUMN dapat bekerja maksimal. Pak Erick berani memecat direktur yang tidak benar agar bebas korupsi,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
BUMN Jadi Koperasi tidak Tepat Bagi Perekonomian

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Mohammad Nasih berterima kasih kepada Kejaksaan Agung atas pergelaran pendidikan berbangsa dan bernegara dalam tajuk “Sound of Justice” tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kejaksaan Agung. Kalau berbicara soal korupsi dengan anak muda akan membangkitkan optimisme,” ucap Nasih.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya optimistis dengan cara-cara seperti pergelaran acara tersebut maka dapat mendorong semua pihak untuk menjadikan Indonesia lebih bersih. “Karena 20 tahun ke depan, mahasiswa akan menjadi pemimpin bangsa ini, generasi muda yang harus sejak dini ditanamkan kejujuran, termasuk membangun ekosistem yang baik,” ujar Nasih.

 

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi