Senin, 27/05/2024 - 22:13 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Menteri Terkenal Jepang Menghadapi Mosi tidak Percaya

Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno yang merupakan tokoh berpengaruh dalam kabinet Kishida salah satu menteri yang diperkirakan menghadapi mosi tidak percaya

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

 TOKYO — Salah satu menteri Jepang yang paling terkenal menghadapi mosi tidak percaya pada Senin (11/12/2023). Hal ini menunjukkan besarnya tekanan pada pemerintah Perdana Menteri Fumio Kishida atas skandal penggalangan dana kampanye saat angka dukungan terhadapnya terus menurun.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno yang merupakan tokoh berpengaruh dalam kabinet Kishida salah satu menteri yang diperkirakan menghadapi pergolakan meski ia lolos dalam pemungutan suara mosi tidak percaya. Matsuno mengkoordinasikan kebijakan pemerintah.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Partai berkuasa LDP dan mitra koalisinya yang lebih kecil Komeito menguasai parlemen. Kemungkinan partai pemerintah dapat mengalahkan mosi tersebut.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Matsuno yang menggelar konferensi pers harian sebagai juru bicara pemerintah berulang kali mengatakan akan merespon skandal dengan tepat.

Berita Lainnya:
Presiden Abbas Khawatir Israel akan Usir Warganya di Tepi Barat Setelah Perang Berakhir

Media Jepang melaporkan sebanyak 15 anggota parlemen serta empat menteri kabinet dapat dipecat paling cepat Selasa (12/12/2023). Sementara Kishida berjanji memulihkan kepercayaan rakyat pada pemerintah di tengah tuduhan sejumlah anggota parlemen menerima ribuan dolar AS dari hasil penggalangan dana kampanye yang tak dilaporkan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Jajak pendapat yang dirilis di tengah-tengah laporan penyelidikan kejaksaan Tokyo, menunjukan dukungan terhadap pemerintah Kishida berada di angka 23 persen, terendah sejak ia menjabat pada akhir 2021 lalu.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Survei NHK menunjukkan untuk pertama kalinya sejak 2012 dukungan ke LDP (Liberal Democratic Party) turun hingga di bawah 30 persen. Partai itu mendominasi perpolitik Jepang pasca Perang Dunia II.

ADVERTISEMENTS

Kishida tidak perlu mengadakan pemilihan umum paling lambat Oktober 2025. Sementara oposisi yang terpecah dan lemah secara historis berjuang untuk membuat terobosan melawan dominasi LDP.

ADVERTISEMENTS

Para pengamat mengatakan perdana menteri akan kehabisan waktu dan kesulitan untuk memulihkan kejayaan meski ia membersihkan kabinet. Penyelidikan terpusat pada faksi terbesar dan terkuat LDP, Seiwa-kai.

Berita Lainnya:
Cina Ungkap Hasil Pertemuan Hamas-Fatah di Beijing 

Faksi itu dipimpin mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dan masih kerap dirujuk sebagai faksi Abe. Mereka diduga menyembunyikan dana kampanye senilai ratusan juta yen selama limat tahun dalam skema yang membuat beberapa anggota parlemen menerima “uang pelicin” dari penjualan tiket ke acara-acara partai yang tidak tercatat.

Namun pada Selasa ini NHK melaporkan kemungkinan pukulan terbaru bagi Kishida. NHK melaporkan jaksa juga memeriksa apakah mantan faksinya juga tidak melaporkan dana kampanye.

Sebelumnya Kishida mengatakan ia tidak pernah mendengar uang pelicin di faksinya. Pekan lalu ia mundur dari faksinya dalam upaya untuk lebih netral saat skandal semakin memanas. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi