Kamis, 29/02/2024 - 02:53 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Kepala WHO Khawatir Dengan Serangan Israel di Rafah

ADVERTISEMENTS

Warga Palestina menyaksikan kehancuran akibat bombardir Israel di Jalur Gaza di Rafah pada Senin, 12 Februari 2024.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

 DUBAI — Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus kembali mendesak gencatan senjata di Gaza. Ia juga mengungkapkan keprihatinan atas serangan Israel ke Rafah, tempat terakhir warga Gaza mengungsi untuk mencari perlindungan.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Dikutip dari Aljazirah berdasarkan laporan terbaru juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qudra mengatakan jumlah korban jiwa dalam serangan Israel di Rafah menjadi 67 orang.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Ghebreyesus mengatakan hanya 15 dari 36 rumah sakit di Gaza “yang sebagian atau dalam kondisi minimal berfungsi.” Ia mengatakan para petugas kemanusiaan berusaha sebaik mungkin dalam kondisi itu.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Setelah Berkali-kali Menolak, Israel Pelajari Tawaran Gencatan Senjata Hamas

Di Pertemuan Pemerintah Dunia (WGS) di Dubai, Senin (12/2/2024) Ghebreyesus mengatakan WHO terus mendorong akses aman bagi personel dan pasokan kemanusiaan, pembebasan sandera dan gencatan senjata di Gaza.

ADVERTISEMENTS

Perang di Gaza dimulai pada 7 Oktober ketika para pejuang Hamas menyerbu pagar perbatasan untuk menyerang kota-kota Israel, menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 sandera, menurut perhitungan Israel.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan perang Israel di kantong pemukiman rakyat Palestina itu sudah menewaskan lebih dari 28 ribu orang. Dilansir laman Reuters, PBB mengatakan lebih dari 85 persen warga Gaza mengungsi dan menghadapi kelaparan, dengan satu dari lima balita mengalami kekurangan gizi akut.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Pasukan Israel Serbu Rumah Sakit Al Nasser di Khan Younis

Pekan lalu, Israel mengatakan mereka berencana untuk menyerang Rafah, tempat terakhir yang relatif aman di Gaza, di mana lebih dari satu juta orang mengungsi, berkemah di jalan, di tanah kosong, dan di pantai.

“Saya sangat prihatin dengan serangan baru-baru ini di Rafah, di mana mayoritas penduduk Gaza telah melarikan diri dari kehancuran,” kata Ghebreyesus.

“Sejauh ini, kami telah mengirimkan 447 metrik ton pasokan medis ke Gaza, tetapi itu hanya setetes air di lautan kebutuhan yang terus bertambah setiap hari,” tambahnya. 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi