Rabu, 19/06/2024 - 10:10 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Dokter Sebut tak Merokok Dapat Cegah Pneumonia

JAKARTA — Gaya hidup tidak merokok disebut dapat mencegah pneumonia. Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito dr Taufik Indrawan mengatakan pneumonia atau yang dikenal masyarakat sebagai paru-paru basah adalah peradangan yang disebabkan oleh infeksi.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Jadi tidak boleh merokok, baik rokok konvensional maupun rokok modern,” kata Taufik dalam “Sering Tidur di Lantai Bikin Paru-Paru Basah, Bener Gak Sih?” yang disiarkan Kementerian Kesehatan di Jakarta, Kamis (2/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Dr Taufik mengatakan, risiko pneumonia lebih tinggi pada anak-anak serta lansia, terutama yang memiliki penyakit kronis seperti penyakit ginjal kronik, penyakit jantung kronik, serta diabetes. “Di antara penyebab kematian pada anak-anak, yakni pneumonia dan diare. Pada usia lanjut atau lansia juga sama. Di antara penyebab infeksi yang paling banyak pada lansia adalah pneumonia,” kata dia.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Sulit Buang Air Besar? 5 Buah Ini Bisa Jadi 'Obat'-nya

Taufik menyebut, langkah selanjutnya untuk mencegah pneumonia adalah menghindari polusi. Apabila terpaksa karena lingkungan kerjanya berpolusi, maka harus menggunakan masker.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Dia menjelaskan pneumonia disebabkan oleh polutan, bakteri, virus, dan jamur. Selain itu, katanya, gejala-gejala yang dapat muncul disebabkan oleh sistem imun yang berusaha menyerang patogen tersebut adalah batuk, demam, dan apabila tidak ditangani segera menjadi sesak napas.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Banyak pneumonia itu disebabkan infeksi saluran pernapasan atas, jadi diawali dari flu-flu biasa awalnya, tetapi karena tidak tertangani kemudian kumannya itu turun ke paru-paru, ke saluran napas bawah. Nah itu kemudian jadi pneumonia,” kata dia.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
Raja Salman Kembali Bertugas Usai Jalani Pengobatan Pneumonia

Langkah berikutnya untuk mencegah pneumonia adalah dengan menjaga sistem kekebalan tubuh, dengan cara berolahraga dan makan makanan yang bergizi serta melakukan vaksinasi. Adapun dua vaksin yang dianjurkan, katanya, adalah vaksinasi pneumonia dan vaksinasi influenza.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Dia menyebutkan bahwa vaksinasi cukup efektif dalam mencegah pneumonia. Akan tetapi vaksin pneumonia perlu diambil setiap lima tahun sekali, sementara vaksin influenza setahun sekali, karena mutasi virus yang begitu cepat.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَوُضِعَ الْكِتَابُ فَتَرَى الْمُجْرِمِينَ مُشْفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَا وَيْلَتَنَا مَالِ هَٰذَا الْكِتَابِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةً وَلَا كَبِيرَةً إِلَّا أَحْصَاهَا ۚ وَوَجَدُوا مَا عَمِلُوا حَاضِرًا ۗ وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًا الكهف [49] Listen
And the record [of deeds] will be placed [open], and you will see the criminals fearful of that within it, and they will say, "Oh, woe to us! What is this book that leaves nothing small or great except that it has enumerated it?" And they will find what they did present [before them]. And your Lord does injustice to no one. Al-Kahf ( The Cave ) [49] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi