Rabu, 19/06/2024 - 14:17 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EDUKASI
EDUKASI

Marak Komersialisasi Pendidikan, Begini Peringatan Imam Al-Ghazali

JAKARTA — Agama Islam menempatkan ilmu sebagai sesuatu yang sangat penting, bahkan Allah SWT memuliakan orang-orang berilmu. Untuk itu, Muslim disarankan untuk belajar sepanjang hidupnya agar terus mendapatkan ilmu. Islam juga menekankan kepada para pemilik ilmu untuk mengajarkan atau mengamalkan ilmu yang didapatnya kepada orang lain. 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Lantas, bagaimana jika orang yang memiliki ilmu tapi dikomersilkan dengan tujuan untuk meraup harta dunia? Ini pendapat Imam Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul Abidin.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Imam Al-Ghazali menjelaskan betapa pentingnya ilmu, bahkan ilmu lebih mulia dari sekedar ibadah tanpa ilmu. Akan tetapi, Imam Al-Ghazali juga mengingatkan ada bahaya di sekitar ilmu.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Untuk menghadapi berbagai kesulitan dalam menuntut ilmu maka ringankan hati  agar mudah dan ikhlas melakukannya. Ia mewanti-wanti agar ilmu jangan digunakan untuk memperkaya diri sendiri. 

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Ketahuilah bahwa sangat besar bahaya dalam menuntut ilmu, jika menuntut ilmu bertujuan untuk menarik perhatian manusia, menjadikan ilmu sebagai alat agar bisa duduk bersama para penguasa, dan membanggakan diri terhadap orang yang mendebat atau menjadikan ilmu sebagai alat untuk memburu dunia,” kata Imam Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul Abidin.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Tolak Uang Kuliah Mahal, Mahasiswa UGM Gelar Tenda Aksi Menginap di Kampus

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Siapa saja yang menuntut ilmu untuk tujuan berbangga-banggaan dengan para orang-orang pandai atau untuk memamerkannya pada orang-orang yang bodoh atau untuk memalingkan wajah-wajah manusia kepadanya, maka ia akan dimasukkan ke dalam neraka.”

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Abu Yazid Al Bustomi mengatakan, “Aku telah melakukan mujahadah selama 30 tahun dan aku tidak mendapati sesuatu yang lebih sulit aku hadapi selain dari ilmu dan bahaya yang mengitarinya.”

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Abu Yazid Al Bustomi mengingatkan, jauhkan pandangan kamu dari sesuatu yang dijadikan indah oleh setan. Setan itu akan mengatakan kepada kamu, “Jika bahaya yang sebesar ini terjadi pada ilmu, maka meninggalkannya tentu lebih utama.” Abu Yazid Al Bustomi mengingatkan, “Kamu jangan pernah berpikir seperti yang dikatakan setan.”

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Ilmu tetap penting dan harus dipelajari meski ada bahaya di sekitarnya. Sebab banyak orang fakir ilmu yang masuk neraka.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK
Berita Lainnya:
Kata Stafsus Presiden Jokowi Saat Dialog dengan Mahasiswa Soal Kenaikan UKT

Rasulullah SAW bersabda, “Aku mengarahkan pandangan pada malam Mi’raj-ku ke arah neraka, lalu aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah apakah mereka fakir karena harta.” Nabi SAW menjawab, “Bukan (fakir harta) tapi mereka fakir dari ilmu.”

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Imam Al-Ghazali mengingatkan, siapa saja yang tidak mempelajari ilmu maka ia tidak akan dapat melakukan ibadah dengan benar dan tidak bisa melaksanakan hak-hak hidupnya sebagaimana mestinya.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Sekiranya seorang menyembah Allah Ta’ala seperti ibadahnya para malaikat langit tanpa disertai dengan ilmu, maka tentulah ia termasuk orang-orang yang merugi. Maka teguhkan diri  dalam menuntut ilmu dengan cara mengkaji, menyampaikan dan mengajarkannya.

Usirlah kemalasan serta rasa bosan yang menerpa saat menuntut ilmu. Jika tidak diusir rasa malas itu, maka seseorang berada dalam bahaya kesesatan dan semoga Allah melindungi kita semua dari kesesatan. Hal ini dijelaskan Imam Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul Abidin yang diterjemahkan Abu Hamas As-Sasaky dan diterbitkan Khatulistiwa Press 2013.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

فَعَسَىٰ رَبِّي أَن يُؤْتِيَنِ خَيْرًا مِّن جَنَّتِكَ وَيُرْسِلَ عَلَيْهَا حُسْبَانًا مِّنَ السَّمَاءِ فَتُصْبِحَ صَعِيدًا زَلَقًا الكهف [40] Listen
It may be that my Lord will give me [something] better than your garden and will send upon it a calamity from the sky, and it will become a smooth, dusty ground, Al-Kahf ( The Cave ) [40] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi