Rabu, 24/07/2024 - 22:55 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Eks Mentan SYL Heran Lukisan Sujiwo Tejo yang Dibeli Kementan Malah Dipajang di Nasdem

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi Syahrul Yasin Limpo saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (29/5/2024). Sidang lanjutan mantan Menteri Pertanian itu beragenda mendengarkan keterangan saksi diantaranya istri terdakwa Ayun Sri Harahap, anaknya Kemal Redindo hingga cucunya Andi Tenri Bilang Radisyah Melati. Selain itu, jaksa penuntut umum (JPU) juga akan menghadirkan sejumlah saksi baru diantaranya penyanyi dangdut Nayunda Nabila Nizrinah, staf dan sopir di kementerian pertahanan Yuli Yudiyani Wahyuningsih dan Oky Anwar Djunaidi, pengurus rumah tangga Nurhabibah Al Majid hingga Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

JAKARTA — Eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan tak pernah mengetahui lukisan seniman Sujiwo Tejo yang disebut dibeli oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Lukisan itu merupakan karya seniman Sujiwo Tejo. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Hal itu dikatakan SYL ketika diberikan kesempatan merespon kesaksian mantan staf khusus Mentan sekaligus Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai NasDem Joice Triatman. Dalam hal ini, SYL membantah kesaksian Joice. 

Berita Lainnya:
Kasus Kematian Anak di Padang, Anggota Polisi Terbukti Menyundut Rokok, Memukul, Menendang
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

 

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

“Saya tolak semua pernyataan bahwa dia (Joice) tidak tahu-menahu. Termasuk diantaranya, izin ketua, (soal) lukisan,” kata SYL dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (29/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

 

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

SYL mengklaim hingga saat ini belum mengetahui seperti apa lukisan itu.  “Bahkan, lukisan itu saya sampai detik ini tidak tahu lukisan itu seperti apa,” ujar SYL. 

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

 

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

SYL mengatakan Joice pasti mengetahui banyak informasi soal pembelian lukisan itu. Sebab Joice yang bertugas sebagai pembawa acara dalam acara terkait lukisan tersebut. “Dia kan MC di situ, dia panitia, dia yang tahu di mana lukisan itu. Kalau dia bilang ‘saya tidak tahu, saya tidak tahu’, saya tolak itu dan saya akan sampaikan di pembelaan saya,” ucap SYL. 

 

SYL sendiri heran mengapa lukisan tersebut tak dikirim ke Kementan kalau dibeli pakai anggara negara. “Kalau Kementan beli, kenapa tidak dibawa Kementan. Siapa yang suruh dibawa ke sana (Kantor NasDem)?” ucap SYL.

Berita Lainnya:
PNM Ajak Masyarakat Cintai Produk Herbal Warisan Nenek Moyang

 

Di sisi lain, Joice menyebut pernah melihat lukisan yang dibeli oleh Kementan dimaksud dalam suatu acara. Joice mengonfirmasi lukisan itu kini berada di Kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat.

 

“Lukisan itu dikirimkan oleh panitia ke Gedung Partai NasDem Tower di Gondangdia. Sekilas saya pernah lihat pada saat acara, bukan di Gondangdia-nya. Biaya dari Kementerian Pertanian. Saya sudah laporkan kalau sudah terkirim,” ucap Joice.

 

Sebelumnya, eks Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Pimpinan Biro Umum dan Pengadaan Kementan Raden Kiky Mulya Putra mengingat SYL pernah membeli lukisan seniman Sujiwo Tejo seharga Rp200 juta menggunakan uang vendor dan pejabat eselon I Kementan. Pembelian lukisan tersebut dilakukan pada 11 Agustus 2022.

 

Hal itu disampaikan Kiky ketika dihadirkan tim jaksa KPK dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi SYL di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (6/5/2024).

 

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا الكهف [109] Listen
Say, "If the sea were ink for [writing] the words of my Lord, the sea would be exhausted before the words of my Lord were exhausted, even if We brought the like of it as a supplement." Al-Kahf ( The Cave ) [109] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi