Jumat, 19/07/2024 - 03:17 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Dua Hal yang Wajib Dihindari jika Menginginkan Rezeki Berlimpah

Ilustrasi bekerja untuk mendapatkan rezeki berlimpah.

 JAKARTA — Ada dua poin besar yang menghambat seseorang mendapatkan rezeki berlimpah. Dua poin ini menjadi penghalang utama bagi siapapun yang menginginkan banyak kenikmatan. Dua hal itu adalah sebagai berikut 

Pertama, tidak menunaikan kewajiban membayar zakat dan tidak pula melaksanakan anjuran sedekah

Padahal anjuran tersebut diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Padahal, sedekah adalah salah satu faktor terbesar seseorang diberi penghidupan yang berkah, tumbuh, berkembang, dan berkesinambungan.

Ingatlah selalu firman Allah SWT berikut ini:

قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥ ۚ وَمَآ أَننفَقْتُم مِّن شَىْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُۥ ۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ

Berita Lainnya:
Allah Jamin Rezeki Tiap Makhluk! Syaratnya, Jangan Pernah Lakukan Lima Hal Ini

“Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya” (QS Saba ayat 39).

Karena itu, seorang Muslim yang tidak membayar zakat dan tidak bersedekah, maka hal tersebut menjadi faktor penyebab sempitnya rezeki, dan berkurangnya serta hilangnya keberkahan hidup.

Kedua, memutus tali silaturahim

Memutus tali silaturahim merupakan salah satu penyebab terbatasnya rezeki. Nabi SAW telah berpesan bahwa menjaga tali silaturahmi merupakan salah satu penyebab luasnya rezeki.

Berita Lainnya:
Rambu-rambu Cari Rezeki dari Imam al-Ghazali

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

(مَن سَرَّهُ أنْ يُبْسَطَ عليه رِزْقُهُ، أوْ يُنْسَأَ في أثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ)

“Siapa yang ingin dilapangkan pintu rizeki untuknya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menyambung tali silaturrahmi” (HR Bukhari).

Menyambung tali silaturahim ini antara lain dengan melakukan kunjungan, memberikan hadiah atau dukungan jika diperlukan, dan melakukan komunikasi dengan perkataan yang baik, lemah lembut, serta keikutsertaan dalam suka dan duka.

sumber : Republika

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

أُولَٰئِكَ لَهُمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَابًا خُضْرًا مِّن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ ۚ نِعْمَ الثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا الكهف [31] Listen
Those will have gardens of perpetual residence; beneath them rivers will flow. They will be adorned therein with bracelets of gold and will wear green garments of fine silk and brocade, reclining therein on adorned couches. Excellent is the reward, and good is the resting place. Al-Kahf ( The Cave ) [31] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi