Jumat, 26/07/2024 - 03:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Khalifah Umar dan Gadis Penjual Susu

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA — Pada suatu malam, Umar bin Khattab dengan ditemani Abdullah bin Zubair melakukan patroli keliling Madinah. Hal itu sering dilakukannya sebagai seorang khalifah, untuk menyaksikan langsung keadaan rakyat.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

Setelah beberapa jam berjalan, Umar merasa lelah. Sang amirul mukminin pun bersandar pada dinding sebuah rumah. Keadaan saat itu gelap gulita.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Tanpa sengaja, Umar dan Ibnu Zubair mendengar percakapan orang-orang di dalam rumah yang bersisian dengan dinding tersebut. Dari suara yang mereka dengar, para penghuni rumah itu adalah seorang ibu dan satu anak perempuannya.

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

“Campurkan air pada susu yang akan kita jual supaya bertambah banyak dan kita bisa dapat untung lebih besar,” ujar sang ibu kepada anak gadisnya.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

Namun, gadis itu menolak perintah sang ibu. Ia lalu berkata, “Wahai, ibu, Amirul mukminin (Umar bin Khattab) telah mengumumkan larangan mencampur susu dengan air.”    

ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

Sang ibu lalu mengomel, agaknya merasa jengkel terhadap anak gadisnya itu. “Tapi, Amirul Mukminin tak akan tahu apa yang kita lakukan. Apalagi, dia tak ada di sini,” cetus sang ibu.

Berita Lainnya:
Jangan Sampai Keliru! Ini Makna Hadis Jumlah Pahala Shalat di Masjidil Haram
ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Khalifah Umar terus menyimak perbincangan antara ibu dan anak gadisnya itu. Hingga akhirnya, Amirul Mukminin pun tersenyum saat sang gadis itu menjawab perintah ibunya. “Wahai, ibu, Demi Allah, bukankah perbuatan itu tak boleh kita lakukan karena akan merugikan orang lain?” ucap putrinya dengan lemah lembut.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

Lalu, sang gadis jujur itu pun kembali berkata, “Aku hanya takut pada Allah SWT, ibu. Meski khalifah tak mengetahui perbuatan kita, Allah SWT akan selalu melihat apa yang kita lakukan.”

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Sang ibu pun akhirnya tak jadi mencampurkan susu yang akan dijualnya dengan air. Sang gadis berhasil menghalangi niat buruk dari ibunya. Islam memang mengajarkan agar seorang anak patuh kepada orang tuanya. Namun, jika perintah orang tua itu salah dan melanggar hukum Allah SWT, seorang anak bisa menolaknya. Tentu dengan cara yang baik.    

Berita Lainnya:
Sosok Ryan Garcia Petinju Amerika Serikat yang Dipecat WBC Usai Hina Agama Islam

Umar menyimak perbincangan ibu dan anak itu. Sebelum pulang, ia meminta Abdullah untuk menandai rumah tersebut. Begitu kembali kepada keluarganya, Umar memanggil putra-putranya.

“Adakah di antara kalian yang ingin menikah?”

“Saya belum beristri, wahai Ayah. Nikahkanlah aku,” jawab Ashim bin Umar.

Keesokan harinya, Umar berkata kepada Ashim. “Pergilah kamu ke suatu tempat di daerah ini. Engkau akan bertemu dengan seorang gadis. Temui ibunya. Persuntinglah gadis itu agar menjadi istrimu. Semoga Allah memberimu keturunan yang baik darinya.”

Akhirnya, Ashim bin Umar menikah dengan gadis penjual susu itu. Allah menakdirkan, pasangan ini dikaruniai anak-anak yang berbudi pekerti luhur. Salah seorang buah hati mereka adalah Laila, yang ketika dewasa dipersunting oleh seorang gubernur yang saleh, Abdul Aziz bin Marwan.

Dari pernikahan Abdul Aziz dan Laila ini, lahirlah sang mujadid abad pertama Hijriyah: Umar bin Abdul Aziz. Sosok tersebut dikenang sebagai pemimpin Dinasti Umayyah yang adil dan warak.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

وَكَانَ لَهُ ثَمَرٌ فَقَالَ لِصَاحِبِهِ وَهُوَ يُحَاوِرُهُ أَنَا أَكْثَرُ مِنكَ مَالًا وَأَعَزُّ نَفَرًا الكهف [34] Listen
And he had fruit, so he said to his companion while he was conversing with him, "I am greater than you in wealth and mightier in [numbers of] men." Al-Kahf ( The Cave ) [34] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi