Selasa, 23/07/2024 - 19:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Pakar: RUU Penyiaran Rawan Multi Tafsir

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

Diskusi Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) berjudul Menakar Urgensi RUU Penyiaran di Grownd Cafe, Jakarta Selatan pada Jumat (14/6/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

 JAKARTA — Praktisi Hukum, Deolipa Yumara, mengungkapkan pengaturan jurnalistik investigasi eksklusif di Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran perlu diperjelas. Deolipa merasa klausul itu wajib dipertegas agar tidak menimbulkan multi tafsir.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Hal itu disampaikan Deolipa dalam Diskusi Ikatan Wartawan Hukum berjudul “Menakar Urgensi RUU Penyiaran” di Grownd Cafe, Jakarta Selatan pada Jumat (14/6/2024). Deolipa mengingatkan konsep dalam RUU Penyiaran masih dipertanyakan.

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

“Soalnya masyarakat beda persepsi tentang kata-kata, kalimat-kalimat, yang kemudian dipahami terbeda dengan maksudnya yang diupayakan oleh DPR,” kata Deolipa dalam diskusi itu.

Berita Lainnya:
Mardani Endus Ada Skenario dalam Pemilihan Komisioner KPU 2022-2027
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

Salah satunya ada larangan untuk menyiarkan konten eksklusif jurnalisme investigasi sebagaimana dimuat pada Pasal 50 B Ayat 2 RUU Penyiaran tertanggal 27 Maret. Padahal pasal itu tak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Menyangkut hal ini, Deolipa meminta DPR memperjelas maksud dari konten eksklusif jurnalisme investigasi.

ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

“DPR maksudnya begini, masyarakat nggak bisa menangkap. Kenapa? Karena penjelasannya nggak ada. Eksklusif itu apa? Investigasi itu bagaimana? Itu nggak tampak,” ujar Deolipa.

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Deolipa juga mempertanyakan penyematan kata “eksklusif” dalam konten investigasi jurnalistik.

Berita Lainnya:
Lima Orang Tewas dalam Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi
ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

“Ini apa nih? Kok nggak boleh jurnalistik investigasi eksklusif, kan gitu. Nah ternyata ada kata-kata eksklusif, tapi eksklusifnya juga nggak bisa dibahas, gimana kalau kita nggak tau, apa tidak eksklusif atau eksklusif,” ujar Deolipa.

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Oleh karena itu, Deolipa memandang pasal tersebut cenderung rawan disalahtafsirkan. “Jadi ini adalah kata-kata yang kemudian sangat-sangat multitafsir,” ujar Deolipa.

Padahal kerja jurnalisme menurut Deolipa erat dengan investigasi. “Jadi hati-hati dengan kata, investigasi eksklusif atau melarang investigasi. Karena 90 persen kerja pers adalah menginvestigasi,” ucap Deolipa.

 

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

وَدَخَلَ جَنَّتَهُ وَهُوَ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ قَالَ مَا أَظُنُّ أَن تَبِيدَ هَٰذِهِ أَبَدًا الكهف [35] Listen
And he entered his garden while he was unjust to himself. He said, "I do not think that this will perish - ever. Al-Kahf ( The Cave ) [35] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi