Jumat, 19/07/2024 - 15:50 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

SPORT

Brighton and Hove Albion Rekrut Manajer Termuda dalam Sejarah Liga Primer Inggris

Para pemain Brighton and Hove Albion merayakan gol (ilustrasi).

BRIGHTON — Fabian Hurzeler menjadi manajer penuh waktu termuda Liga Inggris setelah Brighton and Hove Albion pada Sabtu (15/6/2024) menyatakan telah merekrut pria 31 tahun itu sebagai pelatih kepala yang baru. Hurzeler sebelumnya membawa St Pauli promosi dari divisi kedua Liga Jerman. Ia diikat kontrak oleh Brighton sampai 2027.

Pria Jerman kelahiran Texas itu kini menangani skuad Brighton yang dihuni beberapa pemain berusia lebih tua dari dia, seperti James Milner (38), Danny Welbeck (33), dan Lewis Dunk (32). Namun chairman Brighton Tony Bloom mengatakan pengalaman Hurzeler di St Pauli telah membuatnya menjadi kandidat menggantikan Roberto De Zerbi yang hengkang akhir musim lalu.

Berita Lainnya:
Manchester City Datangkan Pemain Sayap Brasil Savinho

Hurzeler akan memulai pekerjaan barunya ketika menerima izin kerja, sebelum Brighton melakukan persiapan pramusim pada Juli. “Dari awal proses penunjukan pelatih kepala kami yang baru, Fabian selalu menjadi kandidat yang menonjol dan orang yang menarik perhatian kami dengan pekerjaan luar biasanya di St Pauli selama 18 bulan terakhir,” kata Bloom seperti dikutip AFP.

“Ia memiliki gaya permainan yang sejalan dengan yang kami inginkan untuk Brighton and Hove Albion, dan saya yakin itulah salah satu hal yang akan diapresiasi dan dinikmati para penggemar kami,” tambahnya.

Berita Lainnya:
Final Wimbledon Kembali Pertemukan Djokovic Vs Alracaz

Ryan Mason saat berusia 29 tahun, pernah menjadi pelatih sementara Tottenham Hotspur pada 2021 dan merupakan pelatih termuda yang memimpin tim Liga Inggris. Namun Hurzeler merupakan yang termuda untuk manajer dengan dasar penuh waktu sejak pembentukan Liga Inggris pada 1992. Dia tidak sabar memulai petualangan barunya di Inggris.

“Klub ini memiliki sejarah yang unik dan visi yang tegas untuk masa depan, maka saya sangat gembira dapat menjadi bagian proyek itu,” ucap Hurzeler.

sumber : Antara

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَّابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًا بِالْغَيْبِ ۖ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ ۚ قُل رَّبِّي أَعْلَمُ بِعِدَّتِهِم مَّا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌ ۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا مِرَاءً ظَاهِرًا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِم مِّنْهُمْ أَحَدًا الكهف [22] Listen
They will say there were three, the fourth of them being their dog; and they will say there were five, the sixth of them being their dog - guessing at the unseen; and they will say there were seven, and the eighth of them was their dog. Say, [O Muhammad], "My Lord is most knowing of their number. None knows them except a few. So do not argue about them except with an obvious argument and do not inquire about them among [the speculators] from anyone." Al-Kahf ( The Cave ) [22] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi