Jumat, 26/07/2024 - 02:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Menjadi Kekasih Allah

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

Oleh Ustaz Mushofa

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

Syekh Nawawi al-Bantani dalam Nashaih al-Ibad menuturkan kisah berikut. Suatu ketika, Nabi Ibrahim AS ditanya perihal apa penyebab-penyebab dirinya menjadi kekasih Allah (khalilullah).

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Bapak para nabi itu menjawab, “Sebab tiga hal. Pertama, aku mendahulukan perintah Allah daripada perintah selain-Nya. Kedua, aku tidak pernah merasa susah atas apa-apa yang sudah menjadi tanggungannya Allah SWT. Terakhir, aku tidak pernah makan sore dan sarapan kecuali bersama dengan tamu.”

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

Dari jawaban Nabi Ibrahim AS di atas, maka dapat dijabarkan sebagai berikut: Pertama, syarat menjadi kekasih Allah adalah harus mendahulukan perintah Allah SWT dan menomor sekiankan perintah dan tugas yang lainya. Dalam kenyatannya, memang seorang kekasih itu harus selalu dinomorsatukan. Sebab inilah bukti cinta yang tulus.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

Ketika seseorang sudah setiap waktu mendahulukan kekasihnya, maka secara otomatis kekasihnya akan mencintainya. Kekasih akan melihat pengorbanan kekasihnya itu.

ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024
Berita Lainnya:
Mengapa Abu Bakar Tetap Takut Berdosa Meski Sudah Dijamin Masuk Surga?

Inilah kenapa Nabi Ibrahim mendapat gelar khalilullah. Dan pengabdian hidupnya hanya untuk Allah semata. Sebagaimana firman Allah SWT. “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku” (QS adz-Dzariyat: 56).

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Kedua, “tidak pernah merasa susah atas apa-apa yang sudah menjadi tanggungannya Allah SWT.” Pernyataan Nabi Ibrahim AS ini memberi pemahaman bahwa manusia hendaknya tidak perlu merisaukan apa saja yang sudah menjadi tanggung jawab Allah kepada hamba-Nya, seperti urusan rezeki.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

Keberadaan kita di dunia ini bukan kehendak kita, melainkan diadakan oleh Yang Maha-ada. Eksistensi kita pun akan senantiasa dijaga oleh-Nya. Karena Dia yang mengadakan kita, maka Dia pula yang akan menanggung kita.

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Allah berfirman, yang artinya, “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya” (QS Huud: 6). Rezeki manusia itu berada dalam genggaman-Nya. Jadi, tidak perlu susah, esok makan apa. Pasti itu sudah ada pada ketentuan Allah SWT.

Berita Lainnya:
Kedudukan Hakim Dalam Islam

Nabi Ibrahim AS mengajarkan kemurnian tauhid. Artinya, manusia hendaknya menggantungkan hidupnya hanya kepada Allah, bukan pada kekuatannya sendiri. Karena Dialah yang maha dimintai segalanya. Jika manusia menggantungkan hidupnya pada dirinya sendiri, maka akan rapuh karena keterbatasannya.

Ketiga, alasan gelar “kekasih Allah” yang disematkan kepada Nabi Ibrahi AS adalah bahwa ia tidak pernah makan kecuali bersama tamu. Artinya, sang khalilullah merupakan pribadi yang sangat dermawan. Bahkan dikisahkan, ia rela berjalan satu sampai dua mil “hanya” untuk mencari kawan yang bisa diajak makan bersama. Kedermawanan menjadi penyebab ia dicintai Tuhannya.

Dalam pandangan Allah, kesalehan individu belum cukup untuk menjadikan manusia layak dicintai Tuhan, melainkan ia harus mempunyai kesalehan sosial, kepedulian dengan lingkungannya, dan kepekaan dengan masalah-masalah sosialnya. Alhasil, jika kita ingin dicintai Allah jadilah hamba yang total mencintai-Nya.

 

Disadur dari Harian Republika edisi 3 Juni 2021

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

وَأُحِيطَ بِثَمَرِهِ فَأَصْبَحَ يُقَلِّبُ كَفَّيْهِ عَلَىٰ مَا أَنفَقَ فِيهَا وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا وَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُشْرِكْ بِرَبِّي أَحَدًا الكهف [42] Listen
And his fruits were encompassed [by ruin], so he began to turn his hands about [in dismay] over what he had spent on it, while it had collapsed upon its trellises, and said, "Oh, I wish I had not associated with my Lord anyone." Al-Kahf ( The Cave ) [42] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi