Rabu, 24/07/2024 - 23:16 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Daging Kurban Dibagikan untuk Non-Muslim, Bolehkah?

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

DEPOK — Hari ini, Senin (16/6/2024), umat Islam di Indonesia merayakan Hari Idul Adha 1445 H. Usai melaksanakan sholat Id, umat Islam melanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

Kurban adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan. Utamanya nikmat pada harihari di bulan Dzulhijjah. Kurban juga menjejak syukurnya Nabi Ibrahim AS atas anaknya yang masih hidup Ismail AS dengan memotong seekor kambing jantan. Ibadah kurban juga diperintahkan Allah SWT, “Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah,” (QS al- Kautsar [108]:2).

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Perintah kurban juga dikuatkan da lam sunah Nabi SAW. Dalil sunah tentang kurban diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa memiliki kemampuan sedangkan dia tidak menyembelih kurban, maka jangan mendekati tem pat shalat kami.” (HR Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Hakim).

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

Dalam riwayat Muslim, Anas bin Malik RA berkata, “Nabi SAW menyembelih kurban berupa dua ekor kambing jantang yang besar dan bertanduk. Beliau menyembelih sendiri keduanya. Ketika menyem belih, beliau membaca basmalah dan bertakbir serta meletakkan kaki beliau di atas sisi tubuh keduanya.” Momen beryukur dalam kur ban juga tecermin dari diberi kannya daging kurban kepada para fakir miskin.

Berita Lainnya:
Menyandang Gelar 'Haji', Apakah Termasuk Perbuatan Riya?
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

Lalu bolehkah daging kurban dibagikan kepada non-Muslim?

ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

Ustaz Ahmad Sarwat dari Rumah Fikih Indonesia menjelaskan, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama dalam hal ini. Beberapa kalangan ulama membolehkan memberikan daging kurban kepada non-Muslim yang tidak memerangi umat Islam (ahlu zimmi). Sebagian lain tidak membolehkan.

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Ibnu Qudamah mengatakan, boleh hukumnya memberi daging kurban kepada non-Muslim. Kebolehannya ini dinisbatkan kepada bolehnya memberikan makanan dalam bentuk lainnya kepada mereka. Memberi daging kurban kedudukannya sama dengan memberi sedekah pada umumnya yang hukumnya boleh.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

Imam al-Hasan al-Basri, Imam Abu Hanifah, dan Abu Tsaur berpendapat daging kurban boleh dibagikan kepada non- Muslim yang fakir miskin. Sedangkan Imam Malik berpendapat sebaliknya, beliau memakruhkannya, termasuk me makruhkan bila memberi kulit dan bagian-bagian dari hewan kurban kepada mereka.

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Al-Laits berpendapat jika daging itu dimasak kemudian non-Muslim dari kalangan ahlu zimmi diajak makan bersama, maka hukumnya boleh.

Imam Nawawi berpendapat umumnya ulama membedakan antara hukum kurban sunah dengan kurban wajib. Kurban wajib di antaranya adalah kurban nadzar. Jika daging kurban berasal dari kurban sunah seperti saat Idul Adha karena ada kemampuan, maka boleh daging kurban dibagikan kepada Non-Muslim. Sementara jika kurbannya termasuk wajib maka memberikannya kepada non- Muslim dilarang.

Berita Lainnya:
Gapai Kenikmatan Tobat, ini 3 Hal yang harus Diingat Menurut al-Ghazali

Ustaz Ahmad Sarwat berpendapat, yang paling kuat adalah kebolehan memberikan daging kurban kepada non-Muslim. Terlebih kondisi mereka kekurangan. Hikmahnya adalah dengan kebaikan yang diberikan ada nilai positif kepada umat Islam. Dengan itu siapa tahu menjadi jalan hidayah bagi non-Muslim. Dalam ahkamul fuqoha disebutkan ada beberapa pendapat tentang hal ini.

Kitab kumpulan putusan Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama ini menyebut diperbolehkannya memberikan daging kurban kepada non-Muslim zimmi. Namun, syaratnya daging kurban itu dari kurban sunah bukan yang wajib. Al Adza’i menilai, pendapat itu tidak kuat. Mutlak hukumnya tidak memberikan bagian apa pun dari kurban kepada selain Muslim. Bahkan, jika seorang fakir miskin Muslim menerima daging kurban, ia tetap tidak boleh memberikan daging tersebut kepada non-Muslim.

Mantan mufti Mesir Syekh Dr Ali Jum’ah Muhammad ketika ditanya tentang pemberian daging kurban kepada pengungsi non-Muslim, beliau memperbolehkannya. Diperbolehkan juga me nurut beliau memberikan daging kur ban keseluruhannya karena mereka sangat membutuhkan. Beda halnya dengan zakat yang hanya boleh diberikan kepada Muslim saja.

Lajnah Daimah Kerajaan Arab Saudi berpendapat bolehnya memberikan daging kurban kepada non-Muslim mu’ahad (yang terikat perjanjian dan tunduk kepada negara Islam) maupun yang menjadi tawanan kaum Muslimin.

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah

1 2

Reaksi & Komentar

آتُونِي زُبَرَ الْحَدِيدِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا سَاوَىٰ بَيْنَ الصَّدَفَيْنِ قَالَ انفُخُوا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَعَلَهُ نَارًا قَالَ آتُونِي أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرًا الكهف [96] Listen
Bring me sheets of iron" - until, when he had leveled [them] between the two mountain walls, he said, "Blow [with bellows]," until when he had made it [like] fire, he said, "Bring me, that I may pour over it molten copper." Al-Kahf ( The Cave ) [96] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi