Minggu, 21/07/2024 - 20:47 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Dikritik Soal Perkiraan Penangkapan Harun Masiku yang Meleset, Wakil Ketua KPK Tertawa

 JAKARTA — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menjelaskan, pernyataannya soal satu pekan bakal menangkap daftar pencarian orang (DPO) Harun Masiku, sebatas harapan. Alex merasa heran kalau ada pihak-pihak yang mempermasalahkan harapannya itu yang tak terwujud.

Pernyataan Alex menanggapi IM57+ Institute yang menyebut Alex menghambat pencarian Harun Masiku setelah melempar janji penangkapan Masiku dalam sepekan.

“Saya ketawa saja. Nggak ada manfaatnya menanggapi orang-orang yang sakit hati,” kata Alex kepada wartawan, Selasa (18/6/2024).

Alex menyebut langkah pencarian terhadap DPO Harun Masiku dilakukan secara berkelanjutan. Alex menegaskan hanya bisa berharap Masiku segera diciduk.

Berita Lainnya:
Nilai Transaksi Judi Anggota DPR Capai Rp23 Miliar per Orang, MUI Minta Polisi Usut Sumber Keuangan

 

“Mungkin perlu disimak lagi bahwa saya/pimpinan berharap mudah-mudahan HM tertangkap dalam satu minggu,” ujar Alex.

Alex berkelit kalau dirinya dianggap melempar janji soal penangkapan Masiku. “Namanya juga harapan kan, semakin cepat semakin baik,” ucap Alex.

Sebelumnya, Ketua IM57+ Institute Praswad Nugaraha memprotes pernyataan Alex yang dipandang tak teruji kebenarannya. Praswad menduga pernyataan itu justru menghalang-halangi proses penyidikan. Praswad mencurigai Alex seolah melempar kode kepada Masiku agar lari dari kejaran KPK.

Tercatat, tim penyidik KPK sudah mengonfirmasi keberadaan Harun Masiku kepada sejumlah saksi seperti Advokat Simeon Petrus, mahasiswa atas nama Hugo Ganda dan Melita De Grave, hingga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Berita Lainnya:
PDIP: Kudatuli Bikin Anak Tukang Kayu Bisa jadi Presiden

Harun Masiku merupakan eks caleg PDIP yang terjerat perkara dugaan suap dalam PAW anggota DPR periode 2019-2024. Harun diduga menyuap Komisioner KPU saat itu, Wahyu Setiawan agar bisa ditetapkan sebagai anggota DPR. Namun, sejak OTT terhadap Wahyu dan sejumlah pihak lain pada 8 Januari 2020 hingga saat ini, Harun Masiku masih buron. Padahal, Wahyu sudah menghirup udara bebas usai menuntaskan masa hukuman penjaranya.

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن ذُكِّرَ بِآيَاتِ رَبِّهِ فَأَعْرَضَ عَنْهَا وَنَسِيَ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ ۚ إِنَّا جَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا ۖ وَإِن تَدْعُهُمْ إِلَى الْهُدَىٰ فَلَن يَهْتَدُوا إِذًا أَبَدًا الكهف [57] Listen
And who is more unjust than one who is reminded of the verses of his Lord but turns away from them and forgets what his hands have put forth? Indeed, We have placed over their hearts coverings, lest they understand it, and in their ears deafness. And if you invite them to guidance - they will never be guided, then - ever. Al-Kahf ( The Cave ) [57] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi