Selasa, 23/07/2024 - 17:47 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Mengenal Tasawuf Falsafi

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

ILUSTRASI Mengenal tasawuf falsafi. Foto – Kelompok seni Khishtan menampilkan tarian Sama, atau tarian Sufi, di Teheran, Iran, Jumat, 15 Oktober 2021.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

JAKARTA — Salah satu aliran sufisme Islam adalah tasawuf falsafi. Di dunia Barat, ini dikenal dengan sebutan philosophical sufism.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Tasawuf falsafi acap kali dipandang sebagai hasil perpaduan antara olah-spiritual Islam dan konsep-konsep filsafat Barat, yang diambil dari beragam sumber. Jenis tasawuf ini berdampak besar bagi khazanah intelektual Islam.

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

Tasawuf falsafi mulai berkembang sejak abad ke-12 sampai abad ke-13. Pada masa itu, beberapa guru sufi mulai menjelaskan hukum dan misteri penciptaan, serta prinsip-prinsip yang mengatur tasawuf dalam batas-batasan filosofis. Dengan begitu, tasawuf falsafi lebih didasarkan pada penjelasan hakikat penciptaan dalam konteks filsafat dan sejarah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

Dr Nahid Angha dalam buku Practical Sufism and Philosophical Sufism menjelaskan, inti dari tasawuf falsafi adalah meraih cinta Allah setinggi mungkin dan menjadi kekasih-Nya. Dengan begitu, tidak akan ada lagi batasan antara seorang hamba dan Sang Pencipta. Inspirasi dari tasawuf falsafi itu sendiri diklaim berasal dari perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW.

Berita Lainnya:
Pendidikan Seks Islami, Seperti Apa?
ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

 

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Dalam Sirah Nabawiyah disebutkan, Rasulullah SAW juga memiliki gelar habibullah (kekasih Allah SWT). Hal tersebut menunjukkan adanya cinta yang tak terukur antara Nabi SAW dan Allah.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

“Salah satu pelajaran yang dapat kita petik dari kehidupan Nabi adalah, cintanya kepada Allah begitu kuat dan kompleks sehingga sulit untuk memisahkan Sang Kekasih tersebut dari Allah yang dicintainya.”    

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Menurut Angha, perkembangan tasawuf falsafi lebih cepat dibandingkan sufisme praktis karena karakteristiknya yang lebih mudah untuk dipahami. Sistem kepercayaan ini, yang awalnya didirikan pada prinsip-prinsip Islam, secara bertahap mulai menjadi penemuan yang menarik bagi sejumlah kalangan peneliti dari Barat (orientalis), khususnya mereka yang memfokuskan kajian pada mistisisme Timur Tengah.

Berita Lainnya:
Suami yang Bakar Istri Kerap Memendam Amarah, Sekalinya Marah Langsung Ambil Bensin Disiram
ADVERTISEMENTS
Bebas Antri! Bayar Tagihan PDAM pakai Action langsung Beres

Banyak orientalis yang menerjemahkan karya-karya sufi. Namun, tidak semua dari mereka yang akrab dengan budaya-budaya atau bahasa yang mendominasi dalam ajaran tasawuf itu sendiri. Akibatnya, tidak sedikit peneliti Barat menganggap tasawuf falsafi sama dengan sufisme praktis di dalam berbagai karya tulis mereka.

“Sufisme praktis didasarkan pada praktik, sedangkan tasawuf falsafi lebih berfokus pada penjelasan lisan dari praktik, sejarah, atau prinsip-prinsip sufisme. Meskipun kedua sistem tasawuf ini berbeda satu sama lain, namun tidak semua peneliti mampu membedakannya,” ujar Angha.

sumber : Pusat Data Republika

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا الكهف [105] Listen
Those are the ones who disbelieve in the verses of their Lord and in [their] meeting Him, so their deeds have become worthless; and We will not assign to them on the Day of Resurrection any importance. Al-Kahf ( The Cave ) [105] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi