Rabu, 24/07/2024 - 22:30 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONAL

Vladimir Putin Janji Bela Korut Lawan AS, Perang Dingin Mulai Lagi?

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

 PYONGYANG – Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji untuk memperdalam hubungan perdagangan dan keamanan dengan Korea Utara dan mendukung negara itu melawan Amerika Serikat, menjelang kunjungan ke Pyongyang untuk pertama kalinya dalam 24 tahun, Selasa (18/6/2024). AS dan sekutu-sekutunya di Asia sedang meraba-raba seberapa jauh Rusia akan mendukung pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang negaranya merupakan satu-satunya negara yang melakukan uji coba senjata nuklir pada abad ke-21.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

Putin memuji Pyongyang karena menolak apa yang disebutnya sebagai tekanan, pemerasan, dan ancaman ekonomi AS. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh media pemerintah Korea Utara, Putin memuji “Kamerad” Kim, dan berjanji untuk “bersama-sama menolak pembatasan sepihak yang tidak sah”, untuk mengembangkan perdagangan dan memperkuat keamanan di seluruh Eurasia.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Dukungan Rusia untuk Korea Utara ini penting karena Rusia adalah salah satu negara yang memiliki hak veto di Dewan Keamanan PBB. Artinya, Rusia bisa memveto resolusi apapun di DK PBB yang coba menekan Korea Utara.

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

“Washington, yang menolak melaksanakan perjanjian yang telah dicapai sebelumnya, terus mengajukan tuntutan baru yang semakin ketat dan jelas tidak dapat diterima,” kata Putin dalam artikel tersebut, yang dicetak di halaman depan Rodong Sinmun Korea Utara, corong Partai Pekerja yang berkuasa. “Rusia selalu mendukung dan akan terus mendukung DPRK dan rakyat Korea yang heroik dalam menentang musuh yang berbahaya dan agresif.”

Berita Lainnya:
Pecahkan Rekor Borong 2000 Ekskavator, Haji Isam Ternyata Pernah Jadi Tukang Ojek
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

 

ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

Putin mencatat bahwa Uni Soviet adalah negara pertama yang mengakui Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) yang didirikan oleh kakek Kim, Kim Il Sung, kurang dari dua tahun sebelum Perang Korea pada 1950. Media pemerintah Korea Utara juga menerbitkan artikel yang memuji Rusia dan mendukung operasi militernya di Ukraina, menyebutnya sebagai “perang suci bagi seluruh warga negara Rusia”. Kunjungan kenegaraan Putin terjadi di tengah tuduhan AS bahwa Korea Utara telah memasok “lusinan rudal balistik dan lebih dari 11.000 kontainer amunisi ke Rusia” untuk digunakan di Ukraina. Korea Selatan, sekutu setia AS, juga menyampaikan kekhawatiran serupa.

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Gedung Putih mengatakan pada Senin bahwa pihaknya merasa terganggu dengan semakin dalamnya hubungan antara Rusia dan Korea Utara. Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan “cukup yakin” Putin akan mencari senjata untuk mendukung perangnya di Ukraina. 

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

Moskow dan Pyongyang membantah adanya transfer senjata namun berjanji untuk meningkatkan hubungan militer, mungkin termasuk latihan bersama. Rusia diperkirakan akan memproduksi amunisi lebih banyak dibandingkan aliansi militer NATO pada tahun ini, sehingga kunjungan Putin kemungkinan bertujuan untuk menggarisbawahi kepada Washington betapa mengganggunya Moskow dalam sejumlah krisis global.

Berita Lainnya:
Prabowo Jalani Operasi Besar Cedera Kaki Akibat 2 Kali Kecelakaan Terjun Payung
ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Rusia pada bulan Maret memveto pembaruan tahunan panel ahli yang memantau penegakan sanksi PBB terhadap Korea Utara atas program senjata nuklir dan rudal balistiknya. 

Penasihat kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, mengatakan Rusia dan Korea Utara mungkin menandatangani perjanjian kemitraan selama kunjungan tersebut yang akan mencakup masalah keamanan. Dia mengatakan kesepakatan itu tidak ditujukan terhadap negara lain, namun akan “menguraikan prospek kerja sama lebih lanjut”. Kunjungan tersebut akan mencakup diskusi tatap muka antara kedua pemimpin, serta konser gala, resepsi kenegaraan, pengawal kehormatan, penandatanganan dokumen, dan pernyataan kepada media, kantor berita Rusia Interfax mengutip pernyataan Ushakov.

Menteri Pertahanan Rusia Andrei Belousov, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov; menteri sumber daya alam, kesehatan; dan transportasi, kepala badan antariksa Rusia dan perkeretaapiannya; serta Wakil Perdana Menteri Alexander Novak, akan menjadi bagian dari delegasi. Menjelang kunjungan tersebut, Korea Utara tampaknya telah membuat persiapan untuk kemungkinan parade militer di pusat kota Pyongyang, menurut citra satelit komersial. 

“KTT tersebut menghadirkan ancaman terbesar terhadap keamanan nasional AS sejak Perang Korea,” kata Victor Cha, mantan pejabat keamanan nasional AS yang kini bekerja di Pusat Studi Strategis dan Internasional. 

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah

1 2

Reaksi & Komentar

الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا الكهف [104] Listen
[They are] those whose effort is lost in worldly life, while they think that they are doing well in work." Al-Kahf ( The Cave ) [104] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi