Jumat, 19/07/2024 - 17:01 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

SPORT

Jalani Proses Penyembuhan Cedera Atlet Lari Cianjur , dr Mohammad Wahyu Ambil Langkah Ini

dr. Mohammad Wahyu Ferdian (36) datang ke rumah Chindi untuk memeriksa kondisi sang atlet.

 

 CIANJUR — Chindi Silviani (21 tahun), atlet lari asal Cianjur, Jawa Barat mengalami cedera serius saat berlatih untuk pertandingan lari gawang di Solo, Jawa Tengah. Insiden ini menyebabkan Chindi mengalami patah dua tulang di lengan kirinya pada November 2023.

Hampir setengah tahun setelah kecelakaan tersebut, Chindi belum juga mendapat perhatian atau bantuan dari pemerintah setempat maupun KONI Kabupaten Cianjur. Ayah Chindi, Ace Sopian (44), menyatakan kekecewaannya terhadap kurangnya dukungan dari pihak berwenang. Menurut Ace, putrinya telah bergabung dengan KONI Cianjur sejak 2017, berkompetisi dalam nomor lari 200 meter dan 400 meter. Pada 2019, Chindi meraih medali emas dalam Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren tingkat Nasional (Popspenas) VIII, mewakili Jawa Barat di cabang atletik.

Berita Lainnya:
Gasak Turki 3-0, Portugal Melangkah ke Babak 16 Besar Euro 2024

Ace menjelaskan bahwa Chindi dipilih untuk mengikuti program lari 100 meter gawang di Solo karena tidak ada atlet lari gawang lainnya. “Anak saya yang tidak terbiasa lari gawang, jadi pas saat di loncatan terakhir kakinya nyangkut di gawang sampai dia terjatuh dan mengakibatkan kedua tangan anak saya patah,” katanya.

 

Berita Lainnya:
Sambut PON 2024, Perbasi DKI Gelar Pelatda Basket 3x3 di Playfield Premium Club Srengseng

Dua pekan setelah operasi pertama di RS Cianjaur, Chindi harus menjalani operasi kedua karena infeksi di tangannya. Semua biaya pengobatan ditanggung oleh BPJS pribadi.

Keluarga Chindi mengeklaim kurangnya perhatian dari pemerintah dan KONI terhadap musibah yang menimpa Chindi. 

Dalam situasi ini, seorang warga Cianjur bernama dr. Mohammad Wahyu Ferdian (36) datang ke rumah Chindi untuk memeriksa kondisinya. Ia memberikan santunan serta bantuan pengobatan gratis, termasuk fisioterapi atau rehabilitasi medis hingga sembuh total secara cuma-cuma. Langkah ini memberi harapan bagi Chindi dan keluarganya di tengah kekecewaan yang mereka rasakan.

 

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

ذَٰلِكَ جَزَاؤُهُمْ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُوا وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَرُسُلِي هُزُوًا الكهف [106] Listen
That is their recompense - Hell - for what they denied and [because] they took My signs and My messengers in ridicule. Al-Kahf ( The Cave ) [106] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi