Perkuat Konservasi Sumut, GRAS Raih Pendanaan FOLU NC 2025 untuk Aksi Biodiversity di Sibolangit

DELI SERDANG – Komitmen menjaga kelestarian hutan di Sumatera Utara mendapat suntikan semangat baru. Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) resmi terpilih sebagai salah satu penerima manfaat program Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan Batch 2 tahun 2025.
Keberhasilan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Biro Perencanaan selaku Project Director FOLU Net Sink 2030 Nomor 01 Tahun 2025. Pendanaan ini bersumber dari kerja sama prestisius antara Pemerintah Indonesia dan Norwegia (FOLU NC 2&3) melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).
Proses Seleksi Ketat dan Transparan
Terpilihnya GRAS bukan tanpa alasan. Organisasi ini telah melewati rangkaian verifikasi dan validasi ketat oleh Tim Forest and Other Land Uses Result-Based Contribution (FOLU RBC) dari Kementerian Kehutanan. Penilaian mencakup tiga pilar utama:
- Administrasi: Legalitas organisasi dan rekam jejak kegiatan.
- Teknis: Relevansi serta dampak nyata terhadap pelestarian hutan.
- Urgensi: Validasi kepentingan kegiatan berdasarkan rekomendasi Tim Percepatan FOLU.
Dari Swadaya Menuju Skala Nasional
Sejak didirikan pada tahun 2018, GRAS dikenal konsisten menjalankan aksi lingkungan meski dengan keterbatasan anggaran yang selama ini bersumber dari swadaya anggota.
“Ini adalah pemicu semangat bagi kami. Sejak 2018 kami bergerak mandiri, dan ini merupakan kali pertama kami mendapatkan dukungan pendanaan formal. Kami berterima kasih atas kepercayaan ini untuk terus berkontribusi nyata bagi Sumatera Utara,” ungkap Nurhabli Ridwan, Founder sekaligus Ketua Umum GRAS, Selasa (29/4/2025).
Mencetak Kader Muda melalui “Camp Edukasi Biodiversity”
Dengan dukungan dana sebesar , GRAS siap menghelat program unggulan bertajuk “Camp Edukasi Biodiversity and Cleanup Movement”.
Kegiatan yang dijadwalkan pada 25-26 Juni 2025 di TWA Sibolangit ini bertujuan untuk membentuk kader muda konservasi. Rangkaian agenda utama meliputi:
- Edukasi Kehutanan dan Focus Group Discussion (FGD).
- Penanaman pohon sebagai langkah mitigasi iklim.
- Aksi bersih-bersih (cleanup movement) di kawasan CA/TWA Sibolangit.
Mendukung Target Indonesia FOLU Net Sink 2030
Program yang dijalankan GRAS merupakan bagian kecil dari langkah besar nasional. Pada periode ini, BPDLH menyalurkan total dana sekitar Rp11 miliar kepada 345 penerima manfaat di 33 provinsi.
Skema dana hibah (Small Grant) ini bertujuan mendukung target Indonesia FOLU Net Sink 2030, yakni ambisi sektor kehutanan dan lahan untuk mencapai emisi bersih rendah atau bahkan minus 140 juta ton CO2eq pada tahun 2030 melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan.