Mahasiswa PPG USK Latih Remaja Panti Banda Aceh Tingkatkan Percaya Diri Lewat Boneka Tangan

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Banda Aceh – Mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 2 Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar pelatihan kreatif pembuatan boneka tangan bagi 37 remaja Panti Asuhan Islam Media Kasih Banda Aceh. Kegiatan bertajuk “Tangan Terampil Berkarya” ini bertujuan mengasah keterampilan sosial, kreativitas, serta meningkatkan rasa percaya diri remaja berusia 13 hingga 17 tahun.

Pelatihan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama digelar pada Minggu, 27 April 2025 pukul WIB, berupa workshop membuat boneka tangan yang melibatkan peserta secara aktif dalam proses menjahit, menghias, dan merancang karakter boneka. Sesi kedua dilaksanakan pada Selasa, 29 April 2025 pukul WIB, berisi praktik mendongeng dengan media boneka tangan untuk melatih kemampuan komunikasi dan ekspresi.

Ketua proyek, Marzul Husnan, menyampaikan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap minimnya akses remaja panti terhadap kegiatan pengembangan diri. “Kami ingin mereka bisa mengekspresikan diri, bekerja sama, dan membangun kepercayaan diri melalui karya,” ujarnya.

Koordinator pelatihan, Nadiatul Asra, menjelaskan bahwa para peserta tidak hanya diberi instruksi teknis, tetapi juga ruang untuk berkreasi secara mandiri. Pelatihan juga dirancang menumbuhkan keterampilan kolaboratif seperti komunikasi, empati, dan kerja tim.

Puncak kegiatan ditandai dengan pameran karya dan pertunjukan storytelling, di mana peserta tampil membawakan cerita dengan karakter boneka ciptaan mereka. Evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi menunjukkan peningkatan dalam aspek keterampilan sosial dan rasa percaya diri.

Boneka karya anak-anak di Panti Asuhan Islam Media Kasih Banda Aceh setelah pelatihan yang dibuat oleh mahasiswa PPG USK. (Foto untuk )Dosen pembimbing, Drs. Abu Bakar, ., menyampaikan apresiasi terhadap inovasi dan dedikasi mahasiswa. “Ini bukti bahwa pendidikan di kampus bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pihak panti pun menyampaikan dukungan penuh dan rasa haru terhadap kegiatan tersebut. “Anak-anak kami merasa sangat dihargai dan bahagia. Ini pengalaman berharga yang akan mereka kenang,” ungkap salah satu pengasuh.

Melalui proyek ini, mahasiswa PPG USK menunjukkan peran aktif dalam membangun jembatan antara dunia pendidikan dan pemberdayaan sosial. Program “Tangan Terampil Berkarya” diharapkan menjadi inspirasi bagi inisiatif lain yang mendukung pengembangan remaja melalui seni dan kreativitas.