Analis Politik Nasky Putra Tandjung Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR 2025

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

JAKARTA – Analis politik sekaligus pemerhati sosial, Nasky Putra Tandjung, memberikan apresiasi tinggi terhadap pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI/DPD RI tahun 2025.

Dalam pandangannya, pidato Presiden Prabowo sarat dengan arah kebijakan pro-rakyat serta visi besar dalam menjaga persatuan nasional. Founder Nasky Milenial Center itu menilai ada empat kata kunci yang menggambarkan pidato Presiden, yakni visioner, tegas, jujur, dan keberpihakan.

“Pandangan visioner dan ketegasan dapat kita lihat dari penguasaan Bapak Presiden Prabowo atas isu-isu kerakyatan, kebangsaan hingga dinamika global, serta bagaimana membawa bangsa Indonesia semakin dihormati di kancah regional maupun internasional,” ujar Nasky dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (17/8/2025).

Komitmen Pro-Rakyat dan Antikorupsi

Nasky, yang merupakan alumni Indef School of Political Economy Jakarta, menekankan bahwa pemikiran Presiden Prabowo terlihat genuine dan konsisten berpihak kepada rakyat. Hal itu tercermin dari berbagai program yang dinilai mulia dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyoroti penegasan Presiden mengenai pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power). Menurutnya, komitmen bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk yang berada di lingkaran koalisi, menunjukkan sikap tegas sekaligus transparan.

“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, kami mengapresiasi dan memuji pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI 2025. Pidato itu sangat komprehensif, konstruktif, dan berkelanjutan, memberikan gambaran jelas mengenai arah kinerja pemerintah,” tambah Nasky.

Demokrasi Berakar pada Nilai Bangsa

Selain itu, Nasky juga menilai Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga jati diri bangsa dengan berpegang pada UUD 1945 dan nilai-nilai demokrasi khas Indonesia.

“Demokrasi kita bukan meniru mentah-mentah dari luar, tapi berakar pada nilai luhur dan budaya bangsa yang diwariskan para pendiri bangsa. Dengan semangat persatuan dan kesatuan, Indonesia akan mampu menghadapi tantangan global,” ucapnya.

Apresiasi Program Pro-Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Nasky turut mengapresiasi sejumlah program sosial Presiden Prabowo, seperti Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Menurutnya, program-program itu bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk investasi sosial jangka panjang yang dapat memperkuat SDM, menggerakkan ekonomi desa, serta menekan angka kemiskinan ekstrem.

“Kejujuran Presiden yang juga mengakui masih ada tantangan dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, hingga kesejahteraan rakyat, adalah bentuk kepemimpinan yang transparan dan patut dijadikan teladan,” ujar Nasky.

Harapan ke Depan

Menutup pernyataannya, Nasky berharap seluruh elemen bangsa—pemerintah, legislatif, TNI, Polri, partai politik, hingga masyarakat—terus bersinergi dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia yang sejahtera dan berdaulat.

“Semoga Bapak Presiden selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan dedikasi untuk rakyat dan NKRI,” pungkasnya.