Edukasi Menabung Sejak Dini, Mahasiswa KKN UINSU FEBI Ajak Anak TK Islam Dipa Hias Celengan Kreatif

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

LANGKAT – Suasana ceria dan penuh warna terlihat di TK Islam Dipa, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, pada Kamis (21/8/2025).

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar kegiatan edukasi menabung untuk anak usia dini dengan tema “Gemar Menabung Sejak Dini”.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan media celengan unik bergambar yang kemudian dihias langsung oleh anak-anak sesuai kreativitas mereka.

Dengan penuh antusias, para siswa mewarnai celengan masing-masing menggunakan cat warna-warni, sambil mendapat bimbingan dari mahasiswa KKN.

Sukma Azlina dan Putri Andini, selaku mahasiswi KKN UINSU FEBI, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar anak-anak merasa senang sekaligus termotivasi menabung.

“Kami ingin menanamkan nilai gemar menabung sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan. Ketika anak-anak mewarnai celengan mereka sendiri, rasa memiliki akan tumbuh, sehingga mereka lebih semangat untuk mengisi celengan tersebut,” ujar keduanya.

Apresiasi juga datang dari para guru TK Islam Dipa Padang Tualang. Mereka menilai kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mengajarkan anak-anak pentingnya menabung sejak dini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Anak-anak bisa berkreasi sekaligus belajar bagaimana cara mengelola uang sejak kecil,” ungkap salah satu ustadzah pengajar.

Anak-anak tampak bangga menunjukkan hasil karya celengan mereka.

Bahkan, dengan polos beberapa di antaranya menyebutkan keinginan untuk mengisi celengan dengan sisa uang jajan, hadiah dari orang tua, hingga uang logam yang mereka miliki.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN FEBI UINSU berharap kebiasaan menabung dapat tertanam sejak dini, sehingga kelak anak-anak tumbuh menjadi generasi yang hemat, bijak dalam mengelola keuangan, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Kontributor: Nurhabli Ridwan