Chongraksat Wittaya School dan Cendekia Darussalam Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Internasional

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

PATTHANI – Dalam upaya memperluas jejaring pendidikan lintas negara, Chongraksat Wittaya School (Patthani, Thailand) dan Yayasan Pendidikan Islam Cendekia Darussalam (Aceh, Indonesia) resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoA) pada Rabu, 21 Agustus 2025.

Penandatanganan MoA yang berlangsung di auditorium Chongraksat School ini dilakukan langsung oleh Pimpinan Chongraksat Wittaya School, Mr. Waedaud Waeduereh atau yang akrab disapa Baba Daud, dan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Cendekia Darussalam, Dr. Edwar M. Nur.

Kegiatan ini turut disaksikan pimpinan lembaga, dewan guru, dan perwakilan siswa dari kedua negara.

Dalam keterangannya, Baba Daud menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mempererat hubungan persahabatan antar-lembaga pendidikan di kawasan Asia Tenggara.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membuka ruang kolaborasi lebih luas bagi guru dan siswa, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan global,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Edwar M. Nur menegaskan bahwa MoA ini akan segera ditindaklanjuti dengan berbagai program nyata, seperti pertukaran guru dan siswa, kelas daring lintas negara, seminar internasional, hingga peluang beasiswa bagi pelajar berprestasi.

Fokus Kolaborasi: Bahasa, Sains–Teknologi, dan Keislaman

Kesepakatan ini mencakup tiga bidang utama:

1. Bahasa – Meningkatkan kompetensi bahasa asing guru dan siswa, membuka kelas virtual internasional, serta menumbuhkan literasi global dan komunikasi lintas budaya.

2. Sains dan Teknologi Informasi – Mendorong pertukaran pengetahuan riset, pelatihan IT, coding, laboratorium virtual, dan pemanfaatan platform e-learning bersama.

3. Keislaman – Mengembangkan kurikulum Islam moderat rahmatan lil ‘alamin, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta merespons isu-isu global secara bijak melalui pendidikan Islam yang inklusif.

Kedua pihak optimistis kerja sama ini akan melahirkan generasi pelajar berkarakter, berilmu, toleran, dan siap menghadapi tantangan global.

Selain memperkuat basis pendidikan Islam, kolaborasi ini juga diharapkan menjadi jembatan bagi hubungan bilateral Indonesia–Thailand di bidang pendidikan.