Nyanyi Halo-halo Bandung, Mahasiswa UNPAD Kepung Gedung DPR

BANDA ACEH – Ratusan mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) tiba di depan gerbang DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, pada Jumat siang 5 September 2025.
Pantauan RMOL di lokasi, mahasiswa yang mengenakan almamater biru dongker itu tiba sekitar pukul WIB.
Sambil berjalan menuju gerbang DPR, mahasiswa UNPAD menyanyikan lagu Halo-halo Bandung.
“Halo halo Bandung Ibukota periangan, halo halo Bandung kota kenang-kenangan” teriak mahasiswa.
Setibanya di gerbang DPR, mahasiswa mulai membentangkan pamflet protes mereka dan atribut Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-UNPAD lalu berorasi.
Dalam aksinya, BEM UNPAD membawa aspirasi yang selaras dengan gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat. Mereka mengangkat tema “Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat”.
Adapun, 17+8 Tuntutan Rakyat yakni:
Tugas Presiden Prabowo Subianto:
- Gerakan ini menuntut Prabowo untuk menarik TNI dari pengamanan sipil dan memastikan tidak ada kriminalisasi terhadap demonstran;
- Bentuk Tim Investigasi Independen kasus tewasnya Affan Kurniawan, Umar Amarudin, maupun seluruh korban kekerasan aparat sepanjang demonstrasi 28-30 Agustus lalu dengan mandat yang jelas dan transparan.
Tugas untuk DPR
- Gerakan ini menuntut DPR untuk membekukan kenaikan gaji/tunjangan anggota Dewan, serta membatalkan rencana pemberian fasilitas baru termasuk tunjangan pensiun;
- Publikasikan transparansi anggaran mulai dari gaji, tunjangan rumah, fasilitas DPR, dan lainnya;
- Mendorong Badan Kehormatan DPR memeriksa anggota yang bermasalah, termasuk meminta KPK untuk menyelidikinya.
Tugas untuk Ketua Umum partai Politik
- Para Ketua Umum partai politik harus memecah atau menjatuhkan sanksi tegas kepada para kader yang tidak etis dan telah memicu kemarahan publik;
- Mengumumkan komitmen partai untuk berpihak kepada rakyat di tengah situasi krisis;
- Libatkan kader dalam ruang dialog publik bersama mahasiswa dan masyarakat sipil.
Tugas Polri
- Gerakan ini mendesak Polri untuk membebaskan seluruh demonstran yang ditahan;
- Menghentikan tindakan kekerasan dan menaati SOP pengendalian massa yang sudah tersedia;
- Tangkap dan proses hukum secara transparan anggota dan komandan yang melakukan, serta memerintahkan tindakan kekerasan dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
Tugas TNI
- TNI diminta untuk kembali ke barak dan menghentikan tindak kekerasan terhadap masyarakat sipil;
- Tegakkan disiplin internal agar prajurit tak mengambil alih tugas Polri;
- Berkomitmen untuk tidak memasuki ruang sipil selama krisis demokrasi.
Tugas Kementerian Sektor Ekonomi
- Gerakan ini menuntut pemastian upah layak bagi seluruh angkatan kerja (termasuk namun tidak terbatas pada guru, ojek online, tenaga kesehatan, dan mitra ojek online) di seluruh Indonesia;
- Ambil langkah darurat untuk mencegah PHK massal dan melindungi buruh kontrak;
- Buka dialog dengan serikat buruh untuk solusi upah minimum dan outsourcing.
Tujuh belas tuntutan ini memiliki tenggat waktu hingga hari ini, 5 September 2025.
Kemudian, Presiden Prabowo juga harus mendengar dan merealisasikan 8 tuntutan rakyat yang diberi tenggat waktu hingga 1 tahun lamanya.
Tuntutan itu antara lain:
- Bersihkan dan reformasi DPR besar-besaran
- Reformasi partai politik dan kuatkan pengawasan eksekutif
- Susun rencana reformasi perpajakan yang lebih adil
- Sahkan dan tegakkan UU Perampasan Aset Koruptor
- Reformasi kepemimpinan dan sistem di kepolisian agar profesional dan humanis
- Kembalikan TNI ke barak tanpa pengecualian
- Perkuat Komnas HAM dan lembaga pengawas independen
- Tinjau ulang kebijakan sektor ekonomi dan ketenagakerjaan.