Perkuat Generasi Qur’ani, MAN 2 Banda Aceh Gelar Diskusi Ilmiah Bertema Kedekatan dengan Al-Qur’an

BANDA ACEH – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banda Aceh terus memperkuat komitmennya dalam membina generasi Qur’ani melalui program unggulan Tahfizul Qur’an. Komitmen ini ditegaskan oleh Dr. Syamsul Bahri, M.A., mewakili pimpinan madrasah, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai inovasi dan gebrakan program yang digagas oleh Komite MAN 2 Banda Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hazrullah, ., . menekankan bahwa Tahfizul Qur’an menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter religius peserta didik. “Program ini memiliki nilai yang sangat penting dalam kehidupan beragama. Karena itu, kami berharap para siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh kesungguhan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan program tersebut, MAN 2 Banda Aceh menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Qur’ani bertema “Menjadikan Al-Qur’an Sahabat Sejati: Tips Hafalan dan Kedekatan Spiritual.” Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Ust. H. Munawir Darwis, Lc., M.A. dan Ust. Alvin, Lc., M.A., yang berbagi motivasi dan strategi praktis dalam menjaga hafalan serta memperdalam hubungan spiritual dengan Al-Qur’an.
Dalam pemaparannya, Ust. H. Munawir Darwis menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya sekadar bacaan, tetapi harus menjadi sahabat sejati dalam kehidupan sehari-hari.
“Hafalan itu ibarat tanaman. Jika tidak terus disiram dengan muraja’ah, ia akan layu dan hilang,” tegasnya.
Ia juga menganjurkan agar para siswa memiliki jadwal muraja’ah harian, meski singkat, namun dilakukan secara konsisten agar hafalan tetap terjaga.
Sementara itu, Ust. Alvin, Lc., M.A. menyoroti pentingnya aspek spiritual dalam proses menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, seorang hafiz tidak hanya dituntut untuk menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.
“Kedekatan dengan Al-Qur’an bukan diukur dari banyaknya hafalan, tetapi dari sejauh mana ayat-ayat itu hidup dalam perilaku kita. Seorang penghafal harus mencerminkan akhlak Qur’ani dalam kesehariannya,” ujarnya.
Ia turut mengajak para siswa menjadikan Al-Qur’an sebagai penenang hati dan sumber kekuatan di tengah tantangan zaman modern.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik MAN 2 Banda Aceh semakin termotivasi untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan sahabat sejati dalam menapaki setiap langkah kehidupan.