Momentum Sumpah Pemuda, Founder GRAS Nurhabli Ridwan Terima Penghargaan 10 Kali Donor Darah dari PMI Kota Medan

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

MEDAN – Semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Founder sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS), Nurhabli Ridwan.

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Selasa (28/10/2025), Nurhabli menerima sertifikat dan pin penghargaan donor darah sukarela 10 kali dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Medan.

Penyerahan penghargaan berlangsung di kantor UTD PMI Kota Medan dan diserahkan secara simbolis oleh Indra Junaedi, staf UTD PMI Kota Medan. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi Nurhabli dalam kegiatan donor darah sukarela yang telah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir.

Apresiasi untuk Pendonor Sukarela

Dalam sambutannya, Indra Junaedi menyampaikan bahwa PMI Kota Medan secara rutin memberikan penghargaan kepada para pendonor darah yang telah menyumbangkan darahnya secara sukarela dalam jumlah tertentu. Hal ini, kata Indra, tidak hanya sebagai ucapan terima kasih, tetapi juga dorongan moral bagi masyarakat agar lebih aktif mendonorkan darah.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada relawan donor darah yang telah menyumbangkan darahnya di UTD PMI Kota Medan. Kami berharap semakin banyak pemuda dan warga yang ikut aktif donor darah, karena itu sangat membantu bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, penghargaan kepada pendonor darah diberikan secara bertahap sesuai jumlah donor yang telah dilakukan:

  1. 10 kali donor mendapat pin dan piagam penghargaan dari Ketua UTD PMI setempat.
  2. 25 kali donor mendapat penghargaan dari Kepala PMI daerah.
  3. 50 kali donor mendapat penghargaan dari bupati atau wali kota.
  4. 75 kali donor mendapat penghargaan dari gubernur setempat.
  5. 100 kali donor mendapat pin emas dan piagam Satyalancana Kebaktian Sosial yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Menurut Indra, pencapaian 100 kali donor bisa memakan waktu 20 hingga 30 tahun, dan hal ini mencerminkan komitmen luar biasa terhadap nilai kemanusiaan.

Makna Donor Darah di Hari Sumpah Pemuda

Usai menerima penghargaan, Nurhabli Ridwan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan PMI Kota Medan. Ia menuturkan, momen penerimaan penghargaan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda menjadi refleksi penting bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata bagi bangsa.

“Saya sangat berterima kasih kepada UTD PMI Kota Medan atas penghargaan ini. Tepat di Hari Sumpah Pemuda ini, saya kembali melakukan donor darah yang ke-11 kalinya. Bagi saya, donor darah bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tapi juga cara sederhana untuk berbuat bagi sesama,” ujar Nurhabli.

Nurhabli menegaskan, semangat Sumpah Pemuda bisa dimaknai dengan berbagai cara, salah satunya melalui tindakan nyata seperti donor darah.

“Momentum Sumpah Pemuda ini kita maknai dengan aksi nyata. Lakukan apa yang bisa kita lakukan sesuai kemampuan. Hari ini, salah satu bentuk aksi itu adalah donor darah, karena satu kantong darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” tambahnya.

Donor Darah: Aksi Sosial dan Manfaat Kesehatan

Selain bernilai kemanusiaan, Nurhabli juga menyoroti manfaat kesehatan dari donor darah secara rutin. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga memberikan efek positif bagi tubuh.

“Dengan melakukan donor darah secara rutin setiap dua bulan sekali, tubuh kita akan memproduksi sel darah baru yang lebih segar. Ini berdampak baik bagi sistem imun dan metabolisme tubuh,” jelasnya.
Nurhabli berharap semakin banyak pemuda Indonesia yang sadar akan pentingnya donor darah dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus wujud kepedulian sosial.

Tentang GRAS

Perhimpunan Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) merupakan organisasi yang bergerak di bidang penjelajahan alam, kebencanaan, dan konservasi lingkungan hidup. Di bawah kepemimpinan Nurhabli Ridwan, GRAS aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pelestarian alam, serta penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui kiprah sosialnya, GRAS juga turut mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk aksi donor darah sukarela, yang sejalan dengan semangat gotong royong dan nilai-nilai kemanusiaan bangsa Indonesia.