Pemerintah Aceh Salurkan 28 Ton Ikan Beku untuk Korban Banjir Pidie Jaya

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh kembali menunjukkan respons cepatnya terhadap kondisi darurat banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya.

Sebanyak 28 ton ikan bekirimkan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak, terutama mereka yang persediaan makanannya habis terendam air.

Proses penyaluran dipimpin langsung oleh Sub Koordinator P2HP DKP Aceh, Fitriani ., , mewakili Plt Kadis DKP Aceh, Kariamansyah ., MP. Fitriani memastikan seluruh bantuan diterima tim DKP Pidie Jaya dan langsung didistribusikan hingga ke gampong-gampong terdampak.

“Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat. Ikan beku dipilih karena tahan lama dan mudah diolah oleh warga maupun di posko pengungsian,” ujar Fitriani.

Selama masa tanggap darurat, setiap kecamatan mendapatkan jatah sekitar 3,3–3,4 ton. Bantuan ini disalurkan merata kepada warga di delapan kecamatan, yaitu: Bandar Baru  ( kg), Bandar Dua ( kg), Jangka Buya ( kg), Meurah Dua ( kg), Meureudu  ( kg), Panteraja ( kg), Trienggadeng ( kg), dan Ulim ( kg).

Penyaluran di lapangan turut didampingi Sekretaris DKP Pidie Jaya, Zulkarnaini, , yang menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dengan camat dan perangkat gampong untuk memastikan distribusi tepat sasaran, terutama ke wilayah yang paling parah terdampak banjir.

Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk mengirimkan bantuan lanjutan apabila kondisi darurat masih berlangsung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi selama bencana melanda. []