26 Titik Posko Pengungsian Korban Bencana Hidrometeorologi di Aceh Utara

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tahun 2025 merilis pemutakhiran data terkini mengenai jumlah dan sebaran posko pengungsi.

Juru bicara Pengendali Komunikasi Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin menyampikan rincian titik posko pengungsi di wilayah Kabupaten Aceh Utara.

“Berdasarkan hasil rekapitulasi laporan bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara yang kita terima mulai tanggal 22 hingga 30 November 2025, ada 26 Kecamatan yang terdampak,” ujar Juru Bicara Murthalamuddin dalam keterangan resmi, Minggu (30/11/2025).

Selanjutnya, sebanyak jiwa ikut terdampak akibat musibah banjir. Sebanyak jiwa dilaporkan sudah mengungsi di posko-posko pengungsian. Hasil data sementara, sarana telekomunikasi dan listrik masih belum stabil. Sejumlah tanggul sungai, jembatan hingga irigasi juga mengalami rusak parah.

Murtahalamuddin merincikan, adapun posko pengungsian yang tersebar di 26 Kecamatan di Aceh Utara antara lain :

  1. Kecamatan Tanah Jambo Aye dilaporkan sebanyak 23 Gampong (Desa) masih terendam banjir dengan jumlah total pengungsi sebanyak jiwa;
  2. Kecamatan Seuneuddon dilaporkan sebanyak 19 Gampong (Desa) masih terendam banjir. Sebanyak jiwa dilaporkan sudah mengungsi.
  3. Baktiya sebanyak 40 Gampong (Desa) masih terendam banjir dan sebanyak jiwa mengungsi;
  4. Muara Batu dilaporkan sebanyak 13 Gampong masih terendam banjir dan 720 jiwa mengungsi;
  5. Langkahan dilaporkan sebanyak 12 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  6. Syamtalira Aron dilaporkan sebanyak 22 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  7. Baktiya Barat sebanyak 6 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 162 jiwa mengungsi;
  8. Lapang sebanyak 11 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak 685 jiwa mengungsi;
  9. Dewantara sebanyak 16 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak jiwa mengungsi;
  10. Matangkuli sebanyak 4 Gampong masih terendam banjir. Sementara datanya masih nihil;
  11. Banda Baro sebanyak 19 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  12. Lhoksukon sebanyak 31 Gampong masih terendam banjir dan sebanyak jiwa mengungsi;
  13. Pirak Timu sebanyak 23 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  14. Sawang sebanyak 16 Gampong masih terendam banjir. Sementara jumlah pengungsi masih nihil;
  15. Nibong sebanyak 20 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  16. Tanah Luas sebanyak 4 Gampong masih terendam banjir dan jumlah pengungsi masih nihil;
  17. Meurah Mulia sebanyak 17 Gampong masih terendam banjir dan jumlah pengungsi jiwa;
  18. Kuta Makmur sebanyak 21 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  19. Geureudong Pase sebanyak 10 Gampong masih terendam banjir dan 920 jiwa mengungsi;
  20. Nisam sebanyak 22 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  21. Syamtalira Bayu sebanyak 38 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  22. Cot Girek sebanyak 19 Gampong masih terendam banjir, sementara jumlah korban yang mengungsi masih nihil;
  23. Tanah Pasir sebanyak 18 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  24. Paya Bakong sebanyak 9 Gampong masih terendam banjir dan jiwa mengungsi;
  25. Nisam Antara sebanyak 2 Gampong masih terendam banjir dan data pengungsi masih nihil, dan
  26. Simpang Keuramat sebanyak 13 Gampong masih terendam banjir. Sementara jumlah pengungsi masih nihil. []