Gelar Peusijuek dan Sertijab Keuchik Fadhli H Nurdin, Tuha Peut Sampaikan Pesan Penting Soal Pelayanan Gampong

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

ACEH BESAR – Prosesi serah terima jabatan sekaligus Peusijuek Keuchik Fadhli H Nurdin di Masjid Babul Maghfirah, Gampong Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam, berlangsung khidmat meski dalam kondisi listrik padam.

Berkat kesiapsiagaan BKM Babul Maghfirah, Remaja Masjid, serta marbot dan perangkat gampong acara tetap berjalan tertib dan sesuai agenda, Rabu (3/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri para anggota Tuha Peut Gampong, kepala dusun, pengurus BKM, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga yang memadati masjid. Prosesi Peusijuek dipimpin Imam Besar Masjid Babul Maghfirah, Drs. Tgk. H. M. Aji Adam, diikuti Tgk. Murdani dan tokoh Tuha Peut Gampong, Drs. Syamsul Bahri Ys, MA.

Dalam sambutannya, Syamsul Bahri sebagai Ketua Tuha Peut sekaligus Ketua P2K, menyampaikan ucapan selamat kepada Keuchik Fadhli H Nurdin yang dilantik Bupati Aceh Besar pada 21 November 2025. “Pertama-tama, kami Tuha Peut Gampong mengucapkan selamat kepada Keuchik terpilih. Mari kita dukung penuh kepemimpinan beliau hingga selesai masa jabatan 2031,” ujarnya.

Syamsul Bahri kemudian menyampaikan sejumlah pesan penting kepada keuchik baru, terutama terkait pelayanan gampong. Ia menekankan bahwa administrasi kantor harus memiliki jadwal pelayanan yang jelas dan ditempel secara terbuka. “Jam pelayanan harus pasti, masyarakat harus tahu apakah kantor buka jam pagi atau jam malam. Kepastian melayani itu penting, dan bila ada kendala, beritahukan kepada warga,” tegasnya.

Ia juga menyoroti aspek sosial dalam melayani masyarakat. “Dalam menerima pengaduan, dengarkan dulu. Jangan langsung menasihati panjang, jangan terpancing emosi. Jika masyarakat menghubungi lewat WhatsApp atau telepon, balas dengan baik. Kalau sedang rapat, sampaikan maaf dan jelaskan,” katanya.

Syamsul Bahri juga mengingatkan warga agar tidak hanya mengkritik, tetapi menyampaikan saran secara sopan dan konstruktif. “Masyarakat punya hak memberi masukan, tapi tetap harus menjaga etika. Kita semua harus bekerja sama mendukung keuchik baru,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Syamsul menyampaikan apresiasi kepada Pj. Keuchik Mahfudh Saputra, SE, yang telah memimpin gampong dan menyukseskan Pilchiksung meski memiliki kesibukan di Jantho. “Terima kasih Pak Mahfudh, yang telah bersedia menjadi Pj di sela-sela tugas beliau yang padat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama Tuha Peut yang masa jabatannya berakhir pada Desember ini jika ada hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat.

Mahfudh Saputra dalam sambutannya turut menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama masa tugasnya selama ±3 bulan. Ia menegaskan bahwa memimpin Tanjong Seulamat yang luas dan padat penduduk bukanlah hal mudah, tetapi semuanya dapat berjalan berkat kerja sama warga.

Sementara itu, Keuchik Fadhli H Nurdin menyampaikan bahwa pemerintah gampong akan segera melaksanakan empat agenda besar: Musrenbang, pemilihan Tuha Peut Gampong, pemilihan kepala dusun, dan pemilihan ketua pemuda. Ia mengajak seluruh masyarakat ikut menyukseskan proses tersebut.

Keuchik Fadhli H Nurdin menegaskan, pihaknya akan sangat terbuka terhadap semua masukan dan saran dari pihak manapun. Jika itu untuk kebaikan, maka kita akan menerima masukan-masukan tersebut.

“Kritik dan saran yang kita harapkan adalah yang membawa kepada arah kebaikan bukan asbun,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan doa oleh Imam Masjid Babul Maghfirah dan turut dihadiri ibu-ibu, para kader, serta istri tercinta Keuchik yang akan menjabat Ketua TP-PKK Gampong Tanjong Seulamat.[]