Meski Gencatan Senjata Berlaku, Korban di Gaza Terus Bertambah

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

GAZA – Meski berada dalam masa gencatan senjata, pelanggaran dan serangan Israel di Jalur Gaza masih terus terjadi. Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza melaporkan adanya tambahan korban jiwa dan luka akibat agresi Israel dalam 48 jam terakhir.

Dalam laporan statistik harian yang dirilis pada Jumat (3/1/2026), Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sebanyak tiga orang martir tiba di rumah sakit, terdiri dari dua martir baru dan satu jenazah yang baru ditemukan. Selain itu, terdapat 18 orang korban luka akibat serangan tersebut.

Kementerian juga menyebutkan bahwa hingga kini sejumlah korban masih berada di bawah reruntuhan bangunan dan di jalanan, karena tim ambulans serta pertahanan sipil belum dapat menjangkau lokasi akibat keterbatasan akses dan kondisi keamanan.

Sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 11 Oktober, total korban yang tercatat di Gaza mencapai 418 martir dan orang luka-luka, dengan 684 jenazah di antaranya ditemukan setelah kejadian.

Sementara itu, secara kumulatif sejak dimulainya agresi Israel pada 7 Oktober 2023, jumlah korban di Jalur Gaza telah mencapai martir dan orang luka-luka.

Dalam catatan tambahannya, Kementerian Kesehatan Gaza menyampaikan bahwa 110 martir telah ditambahkan ke data kumulatif setelah proses verifikasi dan persetujuan oleh Komite Persetujuan Martir, untuk periode 26 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kementerian menegaskan bahwa angka korban berpotensi terus bertambah, seiring masih terhambatnya proses evakuasi di sejumlah wilayah yang terdampak parah akibat serangan.