Jumlah Korban Tewas Akibat Serangan AS di Venezuela Dilaporkan Mencapai 80 Orang

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

JAKARTA – Jumlah korban tewas akibat operasi militer Amerika Serikat di Venezuela pada Sabtu (3 Januari 2026) meningkat menjadi 80 orang, termasuk warga sipil dan anggota pasukan keamanan, menurut laporan The New York Times yang dikutip oleh pejabat senior Venezuela pada Minggu (4/1).

Pejabat itu mengatakan angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses identifikasi dan penanganan di lapangan.

Sebelumnya, laporan media Amerika Serikat menyebutkan jumlah korban tewas yang dilaporkan paling sedikit 40 orang berdasarkan data awal.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa tidak ada pasukan AS yang tewas dalam operasi tersebut, namun beberapa personel terluka.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, mengatakan bahwa sebagian besar tim keamanan Presiden Nicolas Maduro tewas dalam operasi militer itu, meskipun ia tidak merinci angka pasti. Tulis Reuters

Operasi militer itu dilaporkan berakhir dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores oleh pasukan AS, yang kemudian dibawa ke New York dan ditahan di fasilitas federal.

Pemerintah Venezuela belum merilis angka resmi korban tewas dan luka, namun insiden tersebut telah memicu ketegangan politik dan kecaman dari berbagai kalangan internasional.