Beli Saham di Mana? Pilihan Aplikasi Terbaik 2026 dengan Biaya Kompetitif

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Banyak investor pemula tentu akan bingung memilih aplikasi untuk mulai beli saham pada 2026. Namun hal yang harus dipertimbangkan adalah legalitas dari aplikasi yang akan kamu gunakan, dan pertimbangkan biaya transaksi dan kemudahan lainnya.

Begitu juga saat kamu ingin membeli di pasar global, tentunya memilih aplikasi yang menyediakan fitur edukasi, harga real-time, dan analisis pasar yang membantu investor mengambil keputusan dengan lebih percaya diri daripada sebelumnya. Seiring keterbukaan pasar global, kini investor lokal bisa mengeksplorasi eksposur ke indeks besar seperti SP500.

Selain fitur mudah dipahami, biaya transaksi yang transparan membantu meminimalkan biaya total sehingga profit investasi bisa lebih optimal. Bahkan indeks pasar global yang menarik, seperti Meta stock juga banyak dilirik karena potensi pertumbuhan jangka panjangnya.

Karena itu, aplikasi saham yang menyediakan data pasar real-time, biaya kompetitif, serta antarmuka sederhana sangat penting bagi investor pemula maupun menengah. Berikut 5 aplikasi investasi saham yang terbaik 2026, diantaranya adalah:

1. Ajaib – Biaya Transparan dan Edukasi Lengkap untuk Pemula

Aplikasi saham paling populer di Indonesia karena menggabungkan biaya kompetitif dengan fitur edukasi yang kuat. Berdasarkan informasi resmi di situs Ajaib, biaya transaksi saham sudah termasuk komponen biaya broker, levy, PPN, dan PPh, yaitu sekitar 0,1513% untuk beli dan 0,2513% untuk jual saham jika transaksi berada di bawah Rp150 juta. Angka tersebut sudah mencakup semua komponen biaya seperti levy BEI, PPN atas biaya broker, dan PPh final atas penjualan saham, sehingga investor dapat melihat total biaya yang dikenakan tanpa kejutan biaya tersembunyi.

Selain biaya yang kompetitif, Ajaib juga memudahkan proses pendaftaran dan pembukaan rekening efek secara digital tanpa tatap muka. Aplikasi ini dilengkapi dengan dashboard portofolio yang intuitif, price alert, serta konten edukatif yang membantu pemula memahami dasar pasar modal.

Dengan antarmuka yang sederhana dan proses yang cepat, Ajaib cocok dipilih oleh investor yang ingin mulai investasi saham tanpa perlu pengalaman teknis yang tinggi. Namun, penting untuk memahami struktur biaya lebih lanjut melalui situs resmi sebelum mulai bertransaksi.

2. Pintu – Beli Saham Global lewat xStocks (Tokenized Stocks)

Pintu adalah aplikasi crypto yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan memiliki banyak pilihan aset dengan lebih dari 320+ token, serta telah resmi terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur yang lengkap, Pintu cocok bagi investor pemula maupun trader profesional dan aktif. Aplikasi ini mendukung berbagai aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, serta menyediakan fitur tambahan seperti Pintu Earn dan Auto DCA untuk menabung crypto, Pintu Academy untuk belajar crypto, Pintu Pro untuk trading dengan fitur advanced di desktop maupun HP.

Pintu hadir dengan menawarkan fitur inovatif berupa xStocks, yaitu tokenized stocks yang memungkinkan investor Indonesia mengakses saham global seperti perusahaan teknologi terbesar dunia secara digital.

Tokenized stocks ini merupakan representasi blockchain dari saham nyata yang didukung aset asli secara 1:1. Lantas apa itu xStocks dan bagaimana cara kerjanya?

Tokenized stocks memungkinkan pengguna membeli saham global secara fraksional, sejumlah kecil saham tanpa harus membeli satu lot penuh. Fitur ini membuat saham AS besar lebih mudah diakses tanpa harus membuka akun broker luar negeri atau terikat jam bursa tradisional.

Di platform Pintu, token xStocks tersedia di jaringan Solana, dan pengguna bisa memindahkan token ini ke dompet eksternal seperti Phantom atau MetaMask yang kompatibel dengan Solana.

Daftar Token xStocks yang Tersedia

Menurut daftar resmi Pintu, ada beberapa token xStocks yang mewakili saham perusahaan global, termasuk NVIDIA, Apple, Google, Meta, dan Tesla. Karena tokenized stocks diperdagangkan di blockchain, pengguna bisa bertransaksi 24/7, tanpa batasan jam pasar saham tradisional. Selain itu, harga token mengikuti harga saham aslinya secara teratur dan bisa digunakan di protokol DeFi, sehingga memberi fleksibilitas lebih bagi investor.

Meski demikian, penting dicatat bahwa biaya trading untuk xStocks berbeda dari biaya broker saham tradisional dan biasanya melibatkan spread atau biaya jaringan, sehingga investor perlu memahami syarat dan kondisi di aplikasi Pintu secara langsung.

Terakhir, Pintu juga merupakan aplikasi yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, sehingga aspek legal dan kepatuhan regulasi menjadi nilai tambah penting bagi investor yang peduli keamanan platform. Exchange Pintu dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis yang dirancang untuk melindungi aset dan data pengguna secara maksimal seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan verifikasi biometrik serta mengantongi sertifikasi keamanan internasional ISO 27001:2022.

Bukan hanya itu saja, aset pengguna disimpan utuh di PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) dan Fireblocks, dua mitra kustodian dengan teknologi kelas dunia yang menjamin keamanan penyimpanan aset digital.

3. Stockbit – Fitur Analisis dan Komunitas Investor yang Kuat

Pilihan menarik bagi investor pemula yang ingin mempelajari pasar saham lebih dalam karena fitur komunitas dan alat analisisnya. Menurut sumber terpercaya, Stockbit menerapkan biaya transaksi sekitar 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual saham, sudah termasuk biaya broker. Stockbit menyediakan fitur virtual trading yang memungkinkan pengguna berlatih transaksi tanpa dana riil, serta screener saham yang membantu memfilter calon saham pilihan berdasarkan indikator fundamental maupun teknikal.

Selain itu, komunitas investor di dalam aplikasi memberikan ruang diskusi bagi pemula untuk belajar dari pemikiran dan strategi investor lain. Dengan demikian, pengguna tidak hanya mengakses data pasar saja, tetapi juga insight dari pengalaman komunitas.

Karena Stockbit beroperasi melalui sekuritas yang terdaftar dan diawasi OJK, keamanan data dan proses transaksi tetap mengikuti peraturan pasar modal Indonesia.

4. IPOT – Platform Lengkap dengan Strategi Otomatisasi

Aplikasi saham yang cukup matang dengan fitur lengkap termasuk saham, reksa dana, dan obligasi dalam satu platform. Informasi terpercaya menyebutkan bahwa IPOT mengenakan biaya transaksi sekitar 0,19% untuk beli dan 0,29% untuk jual saham, sehingga masih kompetitif dibandingkan banyak aplikasi lain.

Salah satu fitur yang sering dimanfaatkan investor adalah Robo Trading, yang memungkinkan pengaturan beli/jual otomatis berdasarkan parameter yang ditentukan pengguna. Selain itu, IPOT juga menyediakan berbagai indikator dan kalender korporasi untuk membantu merencanakan keputusan investasi.

Karena bekerja sama dengan perusahaan sekuritas besar yang terdaftar OJK, transaksi melalui IPOT mengikuti aturan pasar modal Indonesia, sehingga investor dapat merasa aman dan terlindungi secara hukum.

5. BIONS – Integrasi Bank dengan Fitur Mudah

Aplikasi trading saham yang dikembangkan oleh BNI Sekuritas dan menawarkan transaksi yang terintegrasi dengan rekening bank BNI, sehingga proses setor dan tarik dana menjadi lebih cepat dan efisien. Informasi yang tersedia menyebutkan bahwa BNI Sekuritas menetapkan biaya transaksi sekitar 0,17% untuk beli dan 0,27% untuk jual saham melalui BIONS. Aplikasi ini juga menyediakan fitur watchlist, berita pasar real-time, serta riset yang membantu investor mendapatkan informasi sebelum mengeksekusi order.

Karena BIONS berada di bawah sekuritas yang berizin OJK, aplikasi ini menawarkan keamanan dan legalitas yang baik, terutama bagi pemula yang ingin memulai investasi saham secara formal.

Kesimpulannya dalam memilih aplikasi saham terbaik untuk 2026 sebaiknya disesuaikan dengan tujuan investasi, profil risiko, dan preferensi penggunaan sehari-hari. Jika kamu ingin akses saham global seperti Nasdaq dan saham besar teknologi secara fleksibel.

Pintu dengan xStocks bisa jadi pilihan utama karena pendekatannya yang inovatif dan legal di bawah pengawasan regulator. Sementara itu, aplikasi seperti Ajaib, Stockbit, IPOT, serta BIONS menawarkan biaya kompetitif dan fitur yang memudahkan mulai dari edukasi, komunitas, hingga integrasi perbankan.

Dengan memahami biaya serta fitur masing-masing platform, kamu bisa melakukan investasi saham yang lebih percaya diri dan terukur di tahun 2026. Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.